Kemiskinan Karawang Turun, Sekda Ingatkan: Tanpa Data Akurat, Bantuan Sosial Bisa Salah Sasaran

0
Caption: Kemiskinan Karawang Turun, Sekda Ingatkan: Tanpa Data Akurat, Bantuan Sosial Bisa Salah Sasaran

KARAWANG – Penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Karawang menjadi salah satu capaian yang disorot Pemerintah Kabupaten Karawang. Namun di balik keberhasilan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P., mengingatkan bahwa tantangan terbesar ke depan adalah memastikan seluruh program sosial didukung oleh data yang akurat agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

Pesan itu disampaikan saat mewakili Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Kabupaten Karawang Tahun 2026 di Aula Husni Hamid, Selasa (14/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menyampaikan apresiasi kepada para koordinator Puskesos yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan sosial di desa. Menurutnya, mereka memiliki peran strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Tugas dan fungsi Bapak-Ibu sebagai petugas Puskesos mempunyai peran yang sangat sentral. Berjuang langsung di unit terkecil di desa dan memiliki tugas yang sangat mulia dalam membantu masyarakat,” ujar Asep Aang.

Ia mengungkapkan, kerja sama antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan para petugas sosial telah memberikan hasil positif. Berdasarkan data tahun 2025, angka kemiskinan di Karawang turun dari 7,86 persen menjadi 7,08 persen, sementara jumlah penduduk miskin berkurang dari sekitar 187.970 jiwa menjadi 169.800 jiwa.

Meski demikian, Sekda menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus dijaga melalui pembaruan data yang berkelanjutan. Menurutnya, di era digital saat ini setiap koordinator Puskesos dituntut mampu memanfaatkan sistem informasi untuk memperbarui data masyarakat secara real time, sehingga kebijakan pemerintah benar-benar berdasarkan kondisi di lapangan.

“Pesan Bapak Bupati, pentingnya data yang mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan. Bekerjalah dengan penuh pengabdian karena setiap fungsi dan posisi kita memiliki peran yang penting dan sangat strategis dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Bimtek ini diikuti 309 Koordinator Puskesos se-Kabupaten Karawang, dua perwakilan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM), serta 19 perwakilan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)/Pendamping Sosial.

Para peserta memperoleh materi dari narasumber Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karawang mengenai penguatan kelembagaan Puskesos, tata kelola pelayanan sosial, hingga pengelolaan data statistik sebagai dasar penyusunan kebijakan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap kualitas pelayanan sosial semakin meningkat, sehingga bantuan dapat diberikan lebih cepat, lebih tepat sasaran, dan mampu mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Karawang.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini