100 Hari Dandim Baru, Kodim 0604/Karawang ‘Turun Malam’: Begal, Tawuran hingga Miras Jadi Sasaran

0
Caption: 100 Hari Dandim Baru, Kodim 0604/Karawang ‘Turun Malam’: Begal, Tawuran hingga Miras Jadi Sasaran

KARAWANG — Hampir 100 hari memimpin Kodim 0604/Karawang, Letkol Inf. Nanda Siswanto, S.Sos., memilih membangun komunikasi dengan insan pers sekaligus menegaskan pesan bahwa TNI tidak ingin hanya bekerja dari balik meja.

Pesan itu disampaikan Nanda saat menggelar Coffee Morning dan silaturahmi bersama puluhan insan pers dari berbagai organisasi pers dan media se-Kabupaten Karawang, Selasa (11/8/2026), di Aula Pangkal Perjuangan Makodim 0604/Karawang.

Namun, di balik suasana santai dan penuh keakraban tersebut, terselip satu isu yang cukup menarik perhatian: keamanan malam hari di sejumlah wilayah Karawang.

Nanda mengungkapkan, jajaran Kodim 0604/Karawang kini menggencarkan patroli malam sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi aksi begal, tawuran, berandalan jalanan, konsumsi minuman keras, hingga penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.

Puluhan personel dikerahkan menggunakan kendaraan, termasuk sepeda motor, untuk menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan.

Wilayah seperti Rengasdengklok, Tirtajaya dan Jayakerta, termasuk jalur-jalur yang sepi, menjadi perhatian dalam kegiatan patroli tersebut.

Bagi Nanda, menjaga keamanan bukan semata-mata soal menangkap pelaku setelah kejahatan terjadi.

Pencegahan justru menjadi prioritas.

“Patroli ini bukan hanya mencari pelaku kejahatan. Kita juga melakukan pencegahan. Kalau ada anak-anak muda berkumpul, kita datangi, kita berikan imbauan. Kalau ditemukan minuman keras, tentu kita tertibkan,” ujar Nanda.

Ia menegaskan, langkah preventif diperlukan agar persoalan kecil tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

“Kita ingin masyarakat merasa aman. Jangan sampai ada pembegalan, tawuran atau gangguan keamanan lainnya. Lebih baik kita cegah sejak awal,” tegasnya.

Saya Mau Bekerja Dulu’, Baru Bertemu Media

Di hadapan puluhan wartawan, Nanda juga secara terbuka menyampaikan alasan dirinya baru menggelar silaturahmi dengan insan pers.

Menurutnya, sejak dipercaya memimpin Kodim 0604/Karawang, dirinya terlebih dahulu memilih fokus menjalankan tugas di lapangan.

“Mohon maaf baru bisa bersilaturahmi, karena saya mau bekerja dulu. Besok tepatnya 100 hari,” ujar Nanda.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa hampir 100 hari masa kepemimpinannya tidak hanya diisi dengan agenda seremonial.

Nanda menilai media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.

“Saya ingin komunikasi dan silaturahmi dengan teman-teman media terus berjalan. Media merupakan bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” katanya.

Ia berharap komunikasi antara Kodim dan media tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus berjalan dalam mengawal berbagai persoalan di Karawang.

“Apa yang kami kerjakan di lapangan, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat dan keamanan wilayah, tentu perlu diketahui publik. Untuk itu, komunikasi dengan rekan-rekan media harus terus kita jaga,” ungkapnya.

Bukan Hanya Patroli, TNI Ikut Masuk ke Persoalan Air dan Infrastruktur

Kehadiran Kodim 0604/Karawang di tengah masyarakat, kata Nanda, tidak hanya berkaitan dengan persoalan keamanan.

Program teritorial dan sosial juga terus didorong, termasuk membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor di wilayah yang membutuhkan.

Kodim juga turut membantu pembangunan jembatan yang menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat.

Menurut Nanda, tugas TNI memiliki dimensi yang lebih luas ketika bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Tugas TNI bukan hanya soal keamanan. Kita juga hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kalau ada persoalan air, kita bantu dengan sumur bor. Kalau ada akses masyarakat yang membutuhkan jembatan, kita lihat apa yang bisa kita bantu,” katanya.

Ia menegaskan, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dari tugas teritorial TNI.

“Kita ingin TNI benar-benar hadir di tengah masyarakat. Apa yang bisa kita kerjakan bersama masyarakat, kita kerjakan bersama-sama,” ujarnya.

Patroli Malam Jadi Ujian Nyata

Langkah Kodim memperkuat patroli malam tentu menjadi perhatian publik. Sebab, persoalan keamanan jalanan, aksi berandalan, tawuran hingga dugaan peredaran miras dan narkoba merupakan isu yang langsung bersentuhan dengan rasa aman masyarakat.

Koordinasi pun dilakukan bersama jajaran kepolisian dan pemerintah daerah. Apabila dalam patroli ditemukan dugaan tindak pidana, pihak yang diamankan selanjutnya diserahkan kepada kepolisian untuk menjalani proses sesuai ketentuan hukum.

Kini, publik tentu akan menunggu sejauh mana patroli tersebut mampu memberikan dampak nyata.

Bukan sekedar seberapa banyak personel yang turun ke jalan, tetapi apakah warga benar-benar merasa lebih aman ketika malam tiba.

Sebab bagi masyarakat, ukuran keberhasilan keamanan sangat sederhana: jalan tetap bisa dilalui tanpa rasa takut, anak-anak muda tidak terseret tawuran, dan keluarga bisa beraktivitas tanpa dihantui ancaman kejahatan.

Hampir 100 hari kepemimpinan Letkol Inf. Nanda Siswanto pun kini memasuki fase berikutnya.

Apakah patroli malam, pendekatan sosial, dan sinergi dengan media akan menjadi pola baru Kodim 0604/Karawang dalam menjawab keresahan masyarakat? Waktu dan hasil di lapangan yang akan membuktikannya.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini