KARAWANG — Kabar baik bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Karawang. GOKAR, aplikasi transportasi dan layanan kuliner yang lahir dari Karawang, kembali menghadirkan program yang menyasar langsung kebutuhan pelaku usaha lokal.
Mulai 1 September 2026, tenant dan merchant yang mendaftarkan usahanya serta bergabung dalam ekosistem GOKAR akan mendapatkan fasilitas aplikasi kasir secara gratis, sekaligus dukungan promosi melalui sejumlah media online.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya GOKAR mendorong pelaku UMKM, khususnya warung, rumah makan, kafe, serta usaha makanan dan minuman, agar mulai meninggalkan pola pengelolaan usaha yang serba manual menuju sistem yang lebih modern dan tertata.
Tak sekedar menjadi etalase untuk memasarkan produk melalui layanan GOKAR Food, merchant juga mendapatkan fasilitas pendukung untuk mengelola aktivitas usahanya melalui sistem kasir digital.
Dengan sistem tersebut, merchant dapat mencatat transaksi, memantau penjualan, melihat laporan keuangan, mengelola arus kas, memantau stok atau inventori, hingga melihat perkembangan usaha melalui telepon genggam.
Bukan hanya soal transaksi, digitalisasi pengelolaan usaha dinilai dapat membantu pemilik UMKM memiliki data yang lebih tertata sehingga keputusan bisnis tidak hanya berdasarkan perkiraan.
Jejen Jaenudin: Teknologi Harus Bisa Dipakai UMKM
Pembuat aplikasi transportasi online GOKAR, Jejen Jaenudin, mengatakan aplikasi kasir tersebut dikembangkan melalui kolaborasi dengan GOKAR sebagai solusi digital yang diharapkan mudah digunakan oleh pelaku usaha lokal.
Menurut Jejen, perkembangan teknologi seharusnya tidak hanya menjadi milik perusahaan besar. Pelaku UMKM juga harus mendapatkan kesempatan memanfaatkan teknologi untuk mengelola dan mengembangkan bisnisnya.
“Kami membuat sistem kasir ini melalui kolaborasi dengan GOKAR dengan tujuan yang sederhana, yaitu bagaimana teknologi bisa benar-benar membantu pelaku usaha sehari-hari,” ujar Jejen Jaenudin, Sabtu (29/8/2026).
Ia menilai masih banyak pelaku usaha yang mencatat transaksi secara manual. Kondisi tersebut terkadang membuat pemilik usaha kesulitan mengetahui kondisi bisnis secara menyeluruh.
“Kadang omzet terlihat ramai, uang masuk banyak, tetapi pemilik usaha belum tentu tahu secara jelas bagaimana kondisi usahanya. Karena itu, sistem kasir ini kami buat agar transaksi bisa tercatat dan pelaku usaha lebih mudah memantau penjualan serta perkembangan usahanya,” jelasnya.
Jejen mengatakan sistem tersebut dirancang agar dapat digunakan secara praktis melalui telepon genggam.
“Kami ingin aplikasinya praktis. Merchant bisa menggunakan sistem kasir dari HP, melihat transaksi, laporan keuangan, arus kas, hingga data usaha tanpa harus menggunakan sistem yang rumit,” ungkapnya.
Menurutnya, kolaborasi dengan GOKAR juga menjadi langkah untuk membangun ekosistem digital yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha di daerah.
“GOKAR memiliki semangat membangun layanan asli Karawang. Kami melihat ini sebagai kolaborasi yang baik, karena teknologi yang kami bangun dapat langsung dimanfaatkan oleh pelaku UMKM di Karawang,” katanya.
Jejen berharap fasilitas kasir gratis tersebut dapat membantu pelaku UMKM membangun kebiasaan pengelolaan usaha yang lebih tertib dan profesional.
“Harapan kami sederhana, UMKM Karawang bisa semakin siap menghadapi perkembangan digital. Mulai dari pencatatan transaksi, pengelolaan stok, laporan keuangan, sampai pengembangan usaha bisa dilakukan dengan lebih mudah,” pungkas Jejen.
Syuhada Wisastra: Merchant Harus Ikut Naik Level
Sementara itu, Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, menegaskan bahwa pengembangan GOKAR tidak semata-mata berorientasi pada pertumbuhan transaksi maupun keuntungan perusahaan.
Menurut Syuhada, kualitas pelayanan masyarakat dan kemajuan pelaku UMKM Karawang merupakan bagian penting dari perjalanan GOKAR.
“Sejak awal, GOKAR tidak hanya berpikir bagaimana aplikasinya besar. Yang lebih penting bagi kami adalah bagaimana pelayanan bisa terus diperbaiki dan bagaimana keberadaan GOKAR benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat Karawang,” ujar Syuhada.
Ia menyebut UMKM sebagai bagian penting dari ekosistem GOKAR. Karena itu, merchant diharapkan tidak hanya mendapatkan tempat untuk menjual produknya, tetapi juga memperoleh dukungan agar mampu berkembang.
“Kami ingin merchant yang bergabung dengan GOKAR tidak hanya mendapatkan tempat untuk menjual produknya. Kami ingin membantu mereka naik level,” tegasnya.
Syuhada mengatakan aplikasi kasir gratis menjadi salah satu langkah konkret untuk membantu merchant mengelola usaha dengan lebih baik.
“Kalau selama ini pelaku usaha hanya fokus menerima pesanan dan menjual produk, sekarang kami ingin membantu mereka juga dalam pengelolaan usaha. Mereka bisa belajar melihat transaksi, laporan keuangan, stok, dan perkembangan usahanya,” jelasnya.
Selain fasilitas kasir, GOKAR juga memberikan dukungan promosi melalui sejumlah media online.
Menurut Syuhada, produk UMKM yang memiliki kualitas baik perlu mendapatkan ruang promosi agar semakin dikenal masyarakat.
“Produk UMKM yang bagus harus dikenal masyarakat. Karena itu, selain membantu dari sisi aplikasi, kami juga ingin membantu promosi merchant melalui beberapa media online. Harapannya, produk mereka semakin dikenal dan usahanya semakin berkembang,” ungkapnya.
Syuhada menilai keberhasilan GOKAR tidak dapat dipisahkan dari perkembangan para mitra yang berada di dalam ekosistemnya.
“Bagi kami, kalau merchant berkembang, UMKM naik kelas, driver mendapatkan manfaat, dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik, itu adalah keberhasilan bersama. GOKAR ingin tumbuh bersama masyarakat Karawang,” katanya.
Ia juga mendorong UMKM Karawang untuk mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“UMKM Karawang punya potensi yang luar biasa. Kami ingin teknologi tidak menjadi sesuatu yang sulit atau mahal bagi mereka. Justru teknologi harus menjadi alat yang membantu mereka bekerja lebih mudah dan mengembangkan usaha,” tuturnya.
Gratis Tanpa Biaya Bulanan
Program aplikasi kasir gratis tersebut akan mulai efektif pada 1 September 2026.
Dalam informasi program yang disampaikan GOKAR, merchant yang bergabung dapat memanfaatkan sejumlah fasilitas, antara lain:
• Mencatat transaksi secara praktis.
• Memantau laporan penjualan dan keuangan.
• Melihat perkembangan usaha.
• Mengelola serta memantau stok.
• Menerima pembayaran tunai, QRIS, dan saldo GOKAR.
• Mengelola lebih dari satu cabang.
• Mendapatkan peluang pesanan online melalui GOKAR Food.
° Mendapatkan dukungan promosi melalui sejumlah media online.
GOKAR menyebut fasilitas aplikasi kasir tersebut diberikan gratis tanpa biaya bulanan.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem digital lokal yang menghubungkan pelanggan, driver, merchant, dan masyarakat Karawang.
Bagi GOKAR, pertumbuhan aplikasi tidak hanya diukur dari jumlah pengguna maupun transaksi, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan oleh para pihak yang berada di dalam ekosistem tersebut.
UMKM Karawang, Saatnya Naik Kelas?
Dengan diberlakukannya program mulai 1 September 2026, pelaku usaha kuliner Karawang mendapat kesempatan untuk memanfaatkan fasilitas digital sekaligus memperluas pasar.
Pertanyaannya kini sederhana: mampukah digitalisasi seperti ini membuat UMKM Karawang benar-benar naik kelas?
GOKAR menawarkan fasilitasnya secara gratis. Tinggal bagaimana pelaku UMKM memanfaatkannya untuk membuat usaha lebih tertib, pelayanan lebih baik, promosi lebih luas, dan bisnis lebih mudah dipantau.
GOKAR — Transportasi & Kuliner Asli Karawang.
Bersama GOKAR, UMKM Karawang Naik Level!
Penulis: Alim


