
KARAWANG — Sebanyak 220 unit becak listrik bantuan Presiden mulai didistribusikan kepada para penarik becak di Kabupaten Karawang. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus perekonomian para penarik becak dan keluarganya.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, mengatakan bantuan becak listrik tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para penarik becak yang selama ini masih mengandalkan tenaga manual.
“Distribusi 220 becak listrik ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian para penarik becak. Yang sebelumnya menggunakan becak manual, hari ini sudah menggunakan tenaga listrik,” ujar Aep, Jumat (2/10/2026).
Menurut Aep, dirinya sempat mencoba langsung kendaraan tersebut untuk memastikan kemampuan dan keseimbangannya. Becak listrik itu dinilai tetap memiliki karakteristik yang hampir sama dengan becak konvensional, namun mendapat dukungan tenaga listrik.
“Tadi saya bawa agak ngebut dan saya coba di jalan yang sedikit tidak rata. Alhamdulillah ternyata memang seimbang. Secara prinsip sama dengan becak biasa, hanya bedanya menggunakan tenaga listrik,” katanya.
Aep menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data penerima atau CPCL yang telah ditetapkan. Pemerintah daerah juga menggandeng sejumlah pihak dalam proses pendistribusian dan pengawasan bantuan tersebut.
Ia menegaskan, becak listrik tersebut merupakan bantuan pemerintah yang diperuntukkan bagi para penarik becak. Karena itu, penerima diminta tidak mengalihkan kepemilikan maupun penggunaan bantuan kepada pihak lain.
“Ini tetap dalam pemantauan kami, Pemerintah Daerah. Jangan sampai nanti dipindahtangankan, karena ini adalah pemberian dari Pak Presiden untuk menghidupi para penarik becak,” tegasnya.
Aep berharap penggunaan becak listrik dapat memberikan perubahan terhadap pendapatan para penarik becak, khususnya mereka yang sebelumnya harus mengandalkan tenaga fisik untuk menjalankan becaknya.
“Yang dulunya manual, hari ini menjadi listrik. Insya Allah saya meyakini ini bisa membuat perekonomian keluarga para penarik becak menjadi lebih baik dibandingkan dengan becak konvensional,” ujarnya.
Dilengkapi Lampu dan Sistem Keselamatan
Selain menggunakan tenaga listrik, becak bantuan tersebut juga dilengkapi sejumlah fitur pendukung keselamatan. Di antaranya lampu dan lampu sein yang dapat membantu pengemudi ketika berkendara, terutama pada malam hari.
Aep menyebut keberadaan fitur tersebut menjadi salah satu kelebihan dibandingkan becak konvensional yang selama ini digunakan para penarik becak.
“Ini ada sein, ada lampunya. Jadi kalau malam juga bisa. Kalau dulu mungkin malam masih agak sulit,” katanya.
Becak listrik tersebut juga dilengkapi klakson atau bel sebagai tanda peringatan kepada pengguna jalan lainnya.
Dari sisi kemampuan baterai, becak listrik itu disebut mampu menempuh jarak hingga sekitar 30 kilometer, tergantung kondisi penggunaan.
Program bantuan ini diharapkan bukan sekedar mengganti kendaraan konvensional dengan kendaraan bertenaga listrik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan para penarik becak di Karawang.
Dengan adanya bantuan tersebut, pemerintah daerah berharap para penerima dapat memanfaatkannya secara maksimal untuk menunjang aktivitas ekonomi sehari-hari dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Penulis: Alim

