KARAWANG — Semangat syukur, persaudaraan, dan gotong royong mewarnai perayaan Pesta Gotilon ke-48 Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Cikampek yang dirangkaikan dengan Pesta Pembangunan di Istana Kana. Perayaan ini bukan sekedar tradisi keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan jemaat dalam mendukung pembangunan gereja.
Mengusung tema “Pasangap Ma Debata, Marhite Saluhutna”, yang bermakna memuliakan Tuhan melalui segala sesuatu, kegiatan tersebut mengajak jemaat untuk menerjemahkan rasa syukur ke dalam tindakan nyata. Mulai dari pelayanan, kepedulian terhadap sesama, hingga partisipasi bersama dalam mendukung pembangunan rumah ibadah.
Perayaan ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Karawang Fernando Doklas Pangaribuan, Camat Cikampek Adi Firmansyah, Kepala Desa Cikampek Selatan Edi Suparjono, serta para pelayan gereja, yakni Pembina Pdt. J. Aritonang, Pdt. A.D. br. Siagian, dan Pdt. R. br. Lumbantobing.
Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan dukungan panitia yang terdiri atas St. RP. Haloho selaku Ketua Pesta Gotilon, J. Sitanggang sebagai Ketua Pembangunan, serta St. PL. Pangaribuan sebagai Ketua Dana Pembangunan.
Camat Cikampek: Kebersamaan Menjadi Kekuatan Menjaga Kerukunan
Dalam kesempatan tersebut, Camat Cikampek Adi Firmansyah menyampaikan bahwa kehadirannya dalam perayaan Pesta Gotilon ke-48 HKBP Cikampek merupakan suatu keberkahan.
Ia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang tidak hanya menjadi sarana memperkuat iman jemaat, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mendukung pembangunan gereja.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan antarumat beragama sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai elemen di Kecamatan Cikampek.
Semangat saling menghormati dan bekerja sama, lanjutnya, merupakan modal penting dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.
Pesta Gotilon sendiri menjadi momentum bagi jemaat untuk mengungkapkan rasa syukur atas berkat yang diterima. Sementara itu, Pesta Pembangunan mencerminkan komitmen bersama untuk mendukung pembangunan gereja melalui semangat partisipasi dan kebersamaan.
Melalui perayaan ini, jemaat diharapkan semakin memperkuat persaudaraan, meningkatkan semangat pelayanan, serta menumbuhkan kepedulian sosial yang tidak hanya dirasakan di lingkungan gereja, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Lebih dari sekedar perayaan, Pesta Gotilon ke-48 HKBP Cikampek menjadi pengingat bahwa rasa syukur dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, pembangunan gereja diharapkan berjalan dengan baik, seiring terpeliharanya kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat Cikampek.
Penulis: Alim


