Mandor Proyek Diduga Tak Terima Dikritik, Tuding Wartawan Pemalak Usai Berita Tayang

0
Caption: Mandor Proyek Diduga Tak Terima Dikritik, Tuding Wartawan Pemalak Usai Berita Tayang

KARAWANG | ULASBERITA.CLICK | Sebuah proyek penurapan saluran air di Dusun Kondang, Desa Karangjaya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, yang sebelumnya diberitakan tidak sesuai spesifikasi, kini memunculkan reaksi keras dari pihak pelaksana di lapangan.

Melalui pesan WhatsApp, inisial RN, seseorang yang mengaku sebagai mandor proyek melontarkan pernyataan bernada ancaman kepada wartawan yang memberitakan dugaan ketidaksesuaian proyek tersebut.

“Cek. Nu bener hayuh. Mun salah tuntut. Ku urang. Nanti juga ada evaluasi. Jangan sembarangan bikin berita, bisa dituntut balik. Saya anggap pemalakan. Menjual berita nggak benar,” tulis sang mandor dalam percakapan tersebut, Rabu (9/7).

Tak hanya itu, ia juga menyatakan bahwa dirinya pun sama-sama wartawan, sembari menantang untuk melakukan pengecekan ulang ke lapangan. Sementara, di sisi lain, pihak media telah berusaha menghubungi dan mengonfirmasi informasi sebelum berita dinaikkan, namun tidak mendapat respons.

“Angkat atuh, Ari di bel teh. Ku naon para media pada naroskeun. Karena ente dikonfirmasi hararese (tidak jelas jawabannya). Ayeuna berita geus naĆ©k, ente ngabales chattan,” balas wartawan yang merasa sudah menjalankan fungsi konfirmasi secara profesional.

Kasus ini mencerminkan masih lemahnya etika komunikasi dari sebagian pihak proyek ketika dikritik publik. Padahal, pekerjaan proyek yang menggunakan dana publik semestinya terbuka terhadap kontrol sosial dan evaluasi.

Proyek tersebut diberitakan sebelumnya karena diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis yang dianggarkan melalui dana APBD. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pelaksana maupun pemerintah daerah.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini