Karawang – Kepala Dusun Bakanlio, Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok, Toni, memastikan bahwa kegiatan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di wilayahnya masih aktif berjalan, meskipun hanya diperkuat oleh jumlah anggota yang terbatas.
“Anggotanya hanya dua atau tiga orang,” ujar Toni saat ditemui di kediamannya, Rabu (6/8/2025).
Ia menjelaskan, struktur PSM di tingkat desa memang umumnya terdiri dari satu ketua dan beberapa anggota. Meski minim personel, mereka tetap menjalankan tugas sosial dan kemanusiaan dengan penuh tanggung jawab.
Toni juga menyinggung soal penyaluran bantuan sosial (bansos) yang selama ini berjalan lancar. Menurutnya, bantuan seperti beras langsung disalurkan ke masing-masing dusun, bukan terpusat di kantor desa. Ketua RT dilibatkan untuk mendampingi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) saat pengambilan bantuan.
“Penyalurannya lancar. Setiap RT langsung mendampingi KPM mengambil bantuan di dusun masing-masing,” jelasnya.
Menanggapi isu yang berkembang mengenai dugaan pungutan sebesar Rp20.000 terhadap penerima bansos oleh oknum RT melalui surat undangan pengambilan beras, Toni secara tegas membantah keterlibatannya.
“Tidak ada instruksi dari saya. Di lapangan juga saya tidak melihat adanya pungutan seperti itu,” tegasnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak segan melapor jika menemukan praktik pungutan liar agar isu tidak berkembang liar dan menimbulkan kesalahpahaman.
“Kalau memang ada, lebih baik dijelaskan secara terang, jangan hanya jadi isu yang berkembang,” tandasnya.
Lebih lanjut, Toni menyoroti tantangan yang dihadapi PSM dalam pelaksanaan tugas, terutama soal transportasi. Mereka kerap harus menggunakan kendaraan pribadi atau mencari mobil sendiri untuk distribusi bantuan.
“Kadang kami harus mencari mobil sendiri untuk mengangkut bantuan. Tapi kami tetap menjalankan tugas demi melayani masyarakat,” ungkapnya.
Ia pun berharap pemerintah desa maupun kecamatan dapat memberikan perhatian lebih terhadap peran PSM, baik dalam bentuk dukungan fasilitas maupun pengawasan. Menurut Toni, menjaga kepercayaan publik terhadap program bantuan pemerintah adalah hal yang sangat krusial agar penyaluran tepat sasaran dan transparan.


