Lapang Bola Bineka Rusak Parah Usai Event Cross Offroad: Panitia & Pemdes Pasirawi Disorot, Warga Tuntut Pemulihan Cepat

0
Caption: Lapang Bola Bineka Rusak Parah Usai Event Cross Offroad: Panitia & Pemdes Pasirawi Disorot, Warga Tuntut Pemulihan Cepat

Karawang – Kegiatan cross offroad yang digelar di Lapang Bola Bineka, Desa Pasirawi, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, memantik reaksi keras publik setelah lapangan yang selama ini menjadi pusat aktivitas olahraga pemuda berubah bak arena balap lumpur. Kerusakan parah yang terlihat usai event membuat warga mempertanyakan peran panitia hingga pemerintah desa yang dianggap kecolongan.

Karang Taruna Tegaskan Posisi: “Kami Hanya Pelaksana, Pemilik Acara OMS”

Ketua Karang Taruna Gempita (Gerakan Pemuda Pasirawi Bertalenta), Endang, langsung meluruskan polemik yang terlanjur merebak. Ia menegaskan bahwa pihaknya bukan penyelenggara utama, melainkan hanya pelaksana teknis dari kegiatan tersebut.

“Karang Taruna hanya pelaksana. Yang punya acara itu OMS, klub motor Pasirawi. Kami hanya mendukung, bersama Pak Kepala Desa Ahmad Sobari,” jelasnya, Minggu (23/11/2025).

Event berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, dengan puncak kegiatan di hari kedua.

Hampir 100 Peserta, Antusiasme Tinggi dari Berbagai Daerah

Gelaran ini ternyata menyedot perhatian besar. Hari pertama diikuti 81 peserta, disusul 23 peserta di hari kedua. Hampir 100 rider hadir dari berbagai daerah seperti Sumedang, Garut, Banten, Tasikmalaya, hingga Indramayu.

“Peserta sangat antusias, dan masyarakat juga mendukung,” ujar Endang.

Setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp250.000, dan registrasi dilakukan langsung di lokasi.

Event Tahunan: Siap Berlanjut ke Season 3 pada 2026

Karang Taruna menyebut event ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang digelar pada 2022 dan 2025.

“Harapan kami event ini terus berlanjut. Tahun depan, insya allah 2026, kita selenggarakan season ketiga,” imbuh Endang optimis.

Kerusakan Lapang Bola: Panitia Nyatakan Siap Bertanggung Jawab

Setelah acara usai, kondisi Lapang Bola Bineka berubah drastis: penuh cekungan, lumpur, dan jejak ban yang memporak-porandakan permukaan rumput. Sorotan warga kian tajam, memaksa panitia buka suara.

“Kami sudah koordinasi dengan Pak Kades Ahmad Sobari. Lapangan akan diperbaiki secepat mungkin,” tegas Endang.

Kepala Desa Pasirawi Angkat Bicara: “Kami Tidak Lepas Tangan”

Kepala Desa Pasirawi, Ahmad Sobari, akhirnya memberikan penjelasan resmi. Ia mengakui adanya kerusakan dan memastikan pemerintah desa akan ikut bertanggung jawab dalam pemulihan.

“Kami dan panitia berkomitmen penuh merapihkan kembali lapang bola. Kami siap memperbaiki bagian yang rusak,” ujarnya.

Ia juga membantah anggapan bahwa pemerintah desa tidak mendukung kegiatan pemuda.

“Masa kegiatan anak muda yang baik tidak didukung? Kami selalu terbuka kalau ada hal yang perlu disampaikan,” tambahnya.

Fakta Baru: Lokasi Dipindah Mendadak Akibat Cuaca Ekstrem

Ahmad membeberkan alasan kenapa lapang bola akhirnya dijadikan lokasi. Seharusnya kegiatan digelar di area persawahan, namun hujan ekstrem membuat lahan awal tidak memungkinkan dipakai.

“Kegiatan awalnya di persawahan, tapi karena cuaca buruk, terpaksa dipindah ke lapang bola,” kata Ahmad.

Keputusan mendadak inilah yang berujung pada kerusakan signifikan, dan kini menjadi keluhan utama warga Pasirawi.

Warga Menunggu Bukti, Bukan Janji

Meski panitia dan pemerintah desa berjanji memperbaiki kerusakan, warga kini menunggu aksi nyata. Lapang Bola Bineka merupakan fasilitas vital bagi pemuda, mulai dari latihan sepak bola hingga turnamen antar kampung.

Endang kembali mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.

“Untuk warga Pasirawi, tetap semangat. Lapang sepak bola Bineka pasti akan diperbaiki oleh Pemdes dan Karang Taruna. Kami bertanggung jawab,” ujarnya.

Polemik ini masih berkembang. Warga berharap pemulihan tidak hanya menjadi wacana, tetapi langkah cepat yang benar-benar mengembalikan fungsi lapang seperti semula. Jika tidak, sorotan publik kemungkinan akan semakin tajam mengarah pada panitia dan pemerintah desa.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini