
KARAWANG — Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Karawang beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital terus diperkuat. Kali ini, kolaborasi antara Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Karawang dengan perusahaan aplikasi transportasi online lokal GOKAR (Go Karawang) PT GOKAR Digital Inovasi Nusantara diarahkan pada penguatan sistem pengelolaan usaha melalui fasilitas kasir digital atau Point of Sale (POS).
Persiapan program tersebut dibahas dalam rapat koordinasi terkait sosialisasi, pendataan, hingga proses input dan registrasi UMKM yang nantinya mendapatkan fasilitas aplikasi kasir digital secara gratis dari GOKAR.
Rapat berlangsung di Aula Disperindagkop & UKM Kabupaten Karawang, Jumat (18/9/2026), dan dihadiri Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Karawang H. Dindin Rachmadhy, S.Sos., M.M., serta Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro (PUM), Leony Wisnuwhardani, S.M.
Turut hadir jajaran GOKAR PT GOKAR Digital Inovasi Nusantara, di antaranya Founder GOKAR Syuhada Wisastra dan Manager Operasional Erlangga. Pertemuan tersebut juga melibatkan para pendamping atau mentor UMKM Karawang yang tergabung dalam program Mentorship 360 serta perwakilan Bank BJB Cabang Karawang.
Program kasir digital gratis ini menjadi salah satu bentuk dukungan GOKAR terhadap upaya pemerintah daerah mempercepat transformasi digital UMKM.
Bukan sekedar aplikasi kasir, fasilitas tersebut diarahkan untuk membantu pelaku UMKM melakukan pencatatan transaksi secara lebih tertata sekaligus mendukung aktivitas penjualan, baik di toko maupun melalui layanan digital.
Dalam sosialisasi, GOKAR memperkenalkan konsep kemitraan UMKM dengan sejumlah fasilitas. Di antaranya penerimaan order secara online melalui aplikasi GOKAR, kasir digital atau POS gratis, struk transaksi otomatis melalui WhatsApp, hingga laporan penjualan yang dapat digunakan untuk membantu pemantauan dan pembinaan usaha.
Kadis: Momentum Membuktikan UMKM Karawang Bisa Naik Kelas
Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Karawang H. Dindin Rachmadhy menyebut kolaborasi tersebut sebagai momentum untuk memperkuat digitalisasi UMKM di daerah.
“Ini momen terbaik kita untuk bersama-sama membuktikan kepada Bapak Bupati Karawang bahwa UMKM Karawang bisa naik kelas melalui digitalisasi. Dengan adanya GOKAR yang memberikan aplikasi kasir secara gratis, mudah-mudahan fasilitas ini bisa dimanfaatkan dan membantu seluruh UMKM di Karawang,” ujar Dindin.
Menurut Dindin, teknologi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, bukan sekedar menjadi simbol modernisasi.
Pengelolaan transaksi yang lebih tertata, menurutnya, dapat menjadi salah satu fondasi bagi UMKM untuk mengetahui perkembangan usahanya sekaligus mendukung proses pembinaan.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan teknologi, pendamping UMKM dan sektor perbankan dinilai penting untuk membangun ekosistem pemberdayaan UMKM yang lebih terintegrasi.
GOKAR Tegaskan Komitmen untuk UMKM Karawang
Founder GOKAR Syuhada Wisastra menegaskan pihaknya siap terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mendorong pertumbuhan UMKM melalui pemanfaatan teknologi.
“GOKAR siap membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dalam mendorong UMKM naik kelas melalui digitalisasi. Kami ingin teknologi yang kami bangun bisa memberikan manfaat langsung kepada pelaku UMKM,” kata Syuhada.
Ia menegaskan bahwa GOKAR merupakan perusahaan yang lahir dan berkembang di Karawang. Karena itu, kontribusi terhadap perekonomian masyarakat daerah disebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan.
“Kami ini dari Karawang, dibangun oleh orang Karawang dan untuk masyarakat Karawang. Karena itu, sudah menjadi komitmen kami untuk ikut membantu pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan UMKM. Kami ingin UMKM Karawang tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga mampu berkembang dan memiliki pasar yang lebih luas melalui teknologi,” ujarnya.
Pendamping UMKM Jadi Ujung Tombak
Pelaksanaan program tidak hanya bergantung pada teknologi. Para pendamping dan mentor UMKM yang tergabung dalam Mentorship 360 akan memiliki peran penting dalam menyosialisasikan program kepada pelaku usaha.
Mereka juga diharapkan mendampingi proses registrasi serta membantu memastikan pelaku UMKM memahami cara penggunaan dan manfaat fasilitas digital tersebut.
Sementara keterlibatan Bank BJB Cabang Karawang menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem UMKM, khususnya dalam membuka peluang sinergi antara digitalisasi usaha dengan layanan perbankan.
Setelah rapat koordinasi, program akan memasuki tahapan sosialisasi dan pendataan UMKM. Selanjutnya dilakukan proses registrasi hingga implementasi aplikasi kasir digital.
Tantangannya kini bukan semata-mata berapa banyak UMKM yang terdaftar, melainkan sejauh mana fasilitas tersebut benar-benar digunakan dan memberikan dampak terhadap pengelolaan usaha.
Digitalisasi juga diharapkan tidak berhenti pada penggunaan aplikasi. Lebih jauh, teknologi diharapkan menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan agar pelaku UMKM mampu melakukan pencatatan usaha secara lebih baik, membaca perkembangan penjualan, memperluas pemasaran, dan mengembangkan skala bisnis.
Kolaborasi pemerintah daerah dan GOKAR tersebut pun membawa satu pesan utama: “Dekat Bersahabat, UMKM Karawang Naik Kelas.”
Penulis: Alim

