GOKAR Perkuat Organisasi Driver dan Matangkan Program Pendidikan hingga UMKM di Karawang

0
Caption: GOKAR Perkuat Organisasi Driver dan Matangkan Program Pendidikan hingga UMKM di Karawang

KARAWANG — Perusahaan aplikasi transportasi online lokal asal Karawang, GOKAR (Go Karawang), terus mematangkan langkah pengembangan layanan dan memperkuat koordinasi internal. Upaya tersebut dibahas dalam rapat kerja bulanan bersama para leader driver yang digelar di kantor GOKAR, Karangpawitan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026).

Rapat tersebut dihadiri Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, bersama sejumlah leader driver, yakni Abah Karma, Michelle Lendo, Untung, Yayan, Eko, dan Ocim.

Pertemuan ini menjadi forum evaluasi operasional sekaligus pembahasan sejumlah agenda strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna serta memperluas kontribusi GOKAR bagi masyarakat Karawang.

Mengusung semangat Gerak Online Kendaraan Angkutan Rakyat, GOKAR tidak hanya berfokus pada layanan transportasi, tetapi juga mempersiapkan sejumlah program yang menyasar sektor pendidikan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pariwisata lokal.

Beberapa agenda yang dibahas meliputi rekrutmen driver, pembagian atribut pengemudi, peningkatan sistem aplikasi, penataan kepemimpinan di tingkat wilayah, serta persiapan berbagai program unggulan perusahaan.

Perkuat Koordinasi dan Kepemimpinan Driver

Penguatan struktur organisasi driver menjadi salah satu perhatian dalam rapat tersebut. Manajemen membahas penataan koordinator wilayah (korwil), koordinator tingkat kecamatan, hingga pengorganisasian driver yang terlibat dalam program di lingkungan sekolah.

Penataan tersebut diharapkan dapat memperlancar komunikasi antara manajemen dan para pengemudi, sekaligus mempermudah koordinasi dalam menghadapi berbagai persoalan operasional di lapangan.

Selain itu, rekrutmen driver dan pembagian atribut menjadi bagian dari persiapan untuk mendukung kesiapan operasional seiring rencana perluasan jangkauan layanan GOKAR.

Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, mengatakan penguatan organisasi merupakan bagian penting dalam membangun perusahaan transportasi lokal yang dapat berkembang bersama masyarakat.

“GOKAR tidak hanya berbicara tentang aplikasi dan layanan transportasi. Kami ingin membangun ekosistem yang melibatkan driver, pelajar, pelaku UMKM, sektor pariwisata, serta masyarakat Karawang secara luas. Karena itu, koordinasi dan kekompakan seluruh tim harus terus diperkuat,” ujarnya.

Menurut Syuhada, para leader memiliki peran strategis sebagai penghubung antara manajemen dan driver di lapangan. Komunikasi yang baik dinilai dapat membantu mempercepat penanganan kendala sekaligus memastikan setiap program berjalan lebih terarah.

Evaluasi Sistem Aplikasi, Google Maps Jadi Sorotan

Selain persoalan organisasi, peningkatan kualitas sistem aplikasi GOKAR turut menjadi pembahasan. Salah satu aspek yang mendapat perhatian adalah akurasi navigasi melalui Google Maps untuk membantu pengemudi menemukan titik penjemputan dan mengantarkan pelanggan ke lokasi tujuan.

Leader GOKAR, Abah Karma, menilai sistem navigasi perlu terus dievaluasi agar dapat menunjang kelancaran pelayanan.

“Menurut saya, peningkatan sistem Google Maps perlu menjadi salah satu perhatian utama. Driver membutuhkan petunjuk lokasi yang akurat agar lebih mudah menemukan titik penjemputan dan mengantarkan pelanggan ke lokasi tujuan. Harapannya, kendala navigasi bisa terus dievaluasi dan diperbaiki,” ungkap Abah Karma.

Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi tim terkait dalam upaya meningkatkan kenyamanan pengguna sekaligus membantu pengemudi menjalankan tugasnya secara lebih efektif.

Manajemen memandang pengembangan teknologi perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan demikian, pertumbuhan layanan dapat diimbangi oleh kesiapan pengemudi dan kualitas pelayanan yang semakin baik.

GOKAR Peduli Sekolah Disiapkan Secara Bertahap

Program GOKAR Peduli Sekolah juga menjadi salah satu agenda penting yang dibahas dalam rapat kerja bulanan tersebut.

Program ini diarahkan untuk memperluas pemanfaatan layanan GOKAR bagi pelajar sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pihak sekolah. Persiapannya membutuhkan koordinasi yang baik antara manajemen, admin sekolah, leader, dan driver agar pelaksanaan layanan dapat berlangsung tertib.

Leader GOKAR, M. Lendo, menekankan pentingnya menjalankan program secara bertahap dengan memprioritaskan satu sekolah sebagai titik awal sebelum memperluas jangkauan ke sekolah lainnya.

“Menurut saya, kita harus fokus pada satu titik sekolah terlebih dahulu. Rapihkan koordinasi, data siswa, admin, driver, serta pelaksanaan di lapangan. Kalau di satu sekolah sudah berjalan dengan baik, baru kita lanjutkan ke sekolah berikutnya. Dengan begitu, program bisa lebih terarah dan mudah dievaluasi,” kata M. Lendo.

Menurutnya, penerapan secara bertahap dapat membantu tim mengidentifikasi kendala sejak awal, menyempurnakan mekanisme pelayanan, serta membangun pola kerja yang dapat diterapkan ketika program diperluas.

Selain sektor pendidikan, GOKAR turut mematangkan rencana pengembangan program GOKAR UMKM untuk mendukung pelaku usaha lokal, GOKAR Wisata untuk memperkenalkan potensi destinasi wisata Karawang, serta GOKAR K2M (Karawang Kuliner Malam) yang diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kuliner masyarakat.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya GOKAR membangun layanan yang tidak hanya berorientasi pada mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang kolaborasi lintas sektor.

Kesejahteraan Driver Jadi Perhatian Manajemen

Di tengah rencana pengembangan bisnis, persoalan kesejahteraan driver juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut.

Manajemen membahas pentingnya membangun pola kemitraan yang berkelanjutan, memperluas peluang pendapatan, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan bersama.

Syuhada menegaskan bahwa driver merupakan bagian penting dari ekosistem GOKAR. Karena itu, pengembangan perusahaan diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan dan terbukanya peluang yang lebih baik bagi para mitra pengemudi.

“Kami ingin GOKAR tumbuh bersama para driver. Ketika perusahaan berkembang, kami berharap driver juga mendapatkan peluang yang lebih baik. Karena itu, kami terus mengevaluasi operasional, memperkuat koordinasi, dan menyiapkan program yang dapat membuka kesempatan bagi driver untuk meningkatkan pendapatan,” tutur Syuhada.

Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan, komunikasi, dan tanggung jawab seluruh pihak dalam menjalankan tugas masing-masing.

Menurut Syuhada, keberhasilan perusahaan transportasi online tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kekompakan tim, kualitas pelayanan, serta kepercayaan masyarakat.

“Harapan kami, GOKAR bisa menjadi kebanggaan masyarakat Karawang. Kita membangun perusahaan ini secara bertahap, dengan mendengarkan masukan dari driver dan pengguna. Apa yang masih kurang harus menjadi bahan evaluasi bersama agar ke depan pelayanan GOKAR semakin baik,” tambahnya.

Ditutup dengan Kebersamaan

Rapat kerja bulanan tersebut ditutup dengan makan bakso bersama dan sesi foto antara Founder GOKAR dan para leader driver.

Suasana kebersamaan itu menjadi penutup pertemuan yang sekaligus mempererat komunikasi antara manajemen dan para pemimpin driver yang berperan dalam mendukung operasional perusahaan di lapangan.

Melalui rapat tersebut, manajemen GOKAR berharap koordinasi organisasi semakin solid, kualitas sistem aplikasi terus meningkat, dan berbagai program di sektor transportasi, pendidikan, UMKM, serta pariwisata dapat dipersiapkan secara terencana.

Pengembangan berbagai program tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat layanan GOKAR sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Karawang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini