Hari Anak Nasional di Balik Jeruji: Pesan Menyentuh Kalapas Karawang untuk Para Orang Tua yang Sedang Menjalani Pembinaan

0
Caption: Hari Anak Nasional di Balik Jeruji: Pesan Menyentuh Kalapas Karawang untuk Para Orang Tua yang Sedang Menjalani Pembinaan

Karawang – Hari Anak Nasional (HAN) 2026 diperingati dengan suasana berbeda di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang. Di balik tembok pembinaan, puluhan warga binaan berdiri khidmat mengikuti upacara yang dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, Jumat (24/7/2026).

Mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi Anak, Bangun Masa Depannya,” peringatan tersebut bukan sekedar seremoni. Momentum ini menjadi pengingat bahwa setiap anak tetap membutuhkan kasih sayang dan teladan dari orang tuanya, termasuk mereka yang tengah menjalani masa pembinaan di dalam lapas.

Dalam amanatnya, Kalapas Ma’ruf mengajak seluruh warga binaan menjadikan Hari Anak Nasional sebagai titik balik untuk memperbaiki diri demi masa depan keluarga, khususnya anak-anak yang menunggu di rumah.

“Meski saat ini berada di dalam Lapas, masih ada sisa waktu untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik. Jadikan proses pembinaan ini sebagai bekal agar kelak dapat kembali berkumpul dengan keluarga serta memberikan kenangan dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak di rumah,” tegas Ma’ruf.

Pesan tersebut disampaikan di hadapan seluruh peserta upacara yang terdiri dari jajaran pegawai dan warga binaan. Kalapas menekankan bahwa masa pembinaan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas diri, membangun rasa tanggung jawab sebagai orang tua, serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Ia juga berharap seluruh warga binaan mengikuti setiap program pembinaan dengan sungguh-sungguh agar perubahan yang diperoleh tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga membawa manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Peringatan Hari Anak Nasional di Lapas Kelas IIA Karawang menjadi simbol bahwa harapan selalu ada. Di balik jeruji, proses pembinaan tidak hanya bertujuan menjalankan hukuman, tetapi juga membentuk karakter agar para warga binaan dapat kembali sebagai pribadi yang lebih bertanggung jawab.

Melalui momentum ini, Lapas Kelas IIA Karawang ingin menegaskan bahwa masa depan anak merupakan tanggung jawab bersama. Setiap langkah perubahan yang dilakukan orang tua hari ini dapat menjadi bekal berharga untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga ketika masa pembinaan berakhir.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini