KARAWANG – Dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 di Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, kini memasuki babak serius. Inspektorat Kabupaten Karawang memastikan akan melakukan audit mendalam terhadap seluruh penggunaan dana desa tersebut.
Langkah ini menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi indikasi penyimpangan anggaran yang seharusnya diperuntukkan bagi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat desa.
Sekretaris Inspektorat Kabupaten Karawang, Taufik Maulana, menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi praktik penyelewengan dana publik, terlebih Dana Desa yang menjadi tulang punggung pembangunan di tingkat desa.
“Pengawasan Dana Desa dilakukan secara berjenjang, mulai dari BPD di tingkat desa, kemudian kecamatan, hingga DPMD,” ujar Taufik saat dikonfirmasi, Selasa (6/1/2026).
Namun, jika mekanisme pengawasan tersebut gagal mendeteksi atau mencegah dugaan penyimpangan, Inspektorat memastikan akan turun langsung mengambil alih.
“Jika dugaan itu benar, sesuai kewenangan Inspektorat akan melakukan audit,” tegasnya.
Taufik menekankan, setiap rupiah Dana Desa wajib dipertanggungjawabkan secara hukum dan administratif. Tidak ada ruang abu-abu dalam pengelolaan keuangan negara.
“Tidak boleh ada penyalahgunaan. Setiap rupiah yang keluar harus bisa dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku,” tandasnya.
Audit yang direncanakan tidak hanya bersifat administratif, tetapi akan menyasar seluruh tahapan pengelolaan Dana Desa, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga laporan pertanggungjawaban keuangan. Inspektorat juga akan melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta aparatur desa terkait guna memastikan pemeriksaan berlangsung objektif dan menyeluruh.
Langkah Inspektorat ini menjadi ujian nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan publik. Masyarakat Desa Kemiri kini menanti: apakah audit ini akan benar-benar mengungkap fakta, atau justru berhenti sebatas wacana birokrasi belaka.
Penulis: Alim


