Kades Rengasdengklok Selatan Buka Suara Soal 8 Pekerja Terlantar di OKI: Kami Tidak Tinggal Diam, Proses Pemulangan Sedang Diurus

0
Caption: Kades Rengasdengklok Selatan Buka Suara Soal 8 Pekerja Terlantar di OKI: Kami Tidak Tinggal Diam, Proses Pemulangan Sedang Diurus

Karawang – Menanggapi viralnya kasus delapan pekerja asal Rengasdengklok yang terlantar di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Kepala Desa Rengasdengklok Selatan, Hj. Asih Mintarsih, akhirnya angkat suara. Ia memastikan bahwa pihak desa tidak tinggal diam dan langsung bergerak sejak informasi pertama diterima.

“Sudah kami urus, insya Allah. Mohon doanya agar semuanya cepat selesai dan warga kami bisa segera pulang,” ujar Hj. Asih dalam keterangannya melalui pesan WhatsApp, Minggu (3/5/2026).

Ia menjelaskan, begitu kabar tersebut sampai ke pihak desa, dirinya bersama Sekretaris Desa langsung melakukan koordinasi dengan Camat Rengasdengklok serta Kepala Desa Rengasdengklok Utara guna mencari solusi terbaik untuk pemulangan para pekerja.

Lebih lanjut, Hj. Asih juga menyoroti pentingnya prosedur bagi warga yang hendak bekerja ke luar daerah. Menurutnya, seharusnya setiap calon pekerja melapor dan meminta izin ke desa agar keberangkatan mereka bisa terpantau, termasuk memastikan kejelasan tempat dan jenis pekerjaan yang dituju.

“Seharusnya kalau mau bekerja jauh, warga melapor ke desa. Supaya kita tahu tempatnya dan memastikan benar atau tidaknya. Tapi karena ini sudah terjadi, kami sebagai kepala desa tetap bertanggung jawab terhadap warga kami,” tegasnya.

Ia juga menyebut salah satu pekerja berasal dari wilayah Warudoyong Selatan, yang turut menjadi perhatian pihak desa dalam penanganan kasus ini.

Dengan nada penuh empati, Hj. Asih menegaskan bahwa langkah yang diambil bukan semata kewajiban formal, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap warganya.

“Kami ikhlas karena ini bagian dari tanggung jawab kami. Terima kasih atas informasinya, semoga warga kami semua dalam keadaan sehat,” tutupnya.

Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah desa mulai bergerak cepat. Namun publik kini menunggu langkah konkret di lapangan, bukan sekedar koordinasi, melainkan aksi nyata agar para pekerja segera bisa kembali ke kampung halaman dengan selamat.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini