
KARAWANG – Suasana religius dan penuh kekhidmatan mewarnai kegiatan rapat silaturahmi orang tua/wali santri SMP Tahfidz Darul Qomar, Sabtu (7/11/2026). Untuk pertama kalinya, para santri turut mengambil peran dalam mengisi rangkaian kegiatan dengan menampilkan seni Islami Hadroh dan lantunan ayat suci Al-Qur’an.
Penampilan perdana tersebut menjadi salah satu momen istimewa dalam kegiatan yang berlangsung di SMP Tahfidz Darul Qomar, Gokgik, Majalaya, Kabupaten Karawang.
Sejak proses registrasi dimulai, perwakilan santri kelas VII dengan penuh antusias dan khidmat menyambut kedatangan para orang tua/wali santri melalui lantunan seni Islami Hadroh. Sambutan tersebut menghadirkan suasana hangat sekaligus memperlihatkan semangat dan potensi para santri dalam mengembangkan bakat di bidang keagamaan.
Memasuki acara inti, kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh sejumlah perwakilan santri kelas VII, yakni Zahwa, Irham, Affan, Suryadi, dan Nafisa.
Penampilan para santri tersebut tidak sekedar menjadi pengisi acara, tetapi juga mencerminkan pembinaan keagamaan serta keberanian peserta didik untuk tampil dan menunjukkan kemampuan mereka di hadapan para orang tua.
Kegiatan rapat silaturahmi ini digelar sebagai wadah untuk mempererat hubungan antara pihak sekolah dan orang tua/wali santri, sekaligus menyampaikan berbagai program pendidikan dan kegiatan SMP Tahfidz Darul Qomar yang telah berjalan sejak awal tahun ajaran baru hingga saat ini.

Kepala SMP Tahfidz Darul Qomar, Maya Veronica, S.Ag., M.Sos., dalam sambutannya menegaskan bahwa pertemuan tersebut memiliki tiga tujuan utama, yaitu mempererat tali silaturahmi agar saling mengenal, membangun komunikasi yang baik antara sekolah, guru, dan orang tua, serta menyatukan visi dan misi dalam mendidik para santri.
“Tujuan kita yang pertama adalah silaturahmi agar saling mengenal. Kedua, agar terjalin komunikasi antara sekolah, guru, dan orang tua/wali santri. Ketiga, menyatukan visi dan misi sekolah. Mari kita bersinergi bersama. Kami di sekolah mendampingi para santri, dan orang tua juga memiliki peran penting dalam mendampingi mereka,” ungkap Maya Veronica.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam forum tersebut akan disampaikan evaluasi dari masing-masing wali kelas. Selain itu, tersedia sesi diskusi untuk membahas dan memahami perkembangan para santri, sekaligus memaparkan program-program sekolah yang disesuaikan dengan visi dan misi lembaga pendidikan.
Maya Veronica pun mengajak seluruh orang tua agar tidak sungkan menyampaikan saran, kritik, maupun masukan kepada kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan para guru demi kemajuan pendidikan serta perkembangan anak-anak.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak sekolah. Dibutuhkan keterlibatan dan kerja sama yang kuat antara guru dan orang tua agar proses pembentukan karakter serta perkembangan santri dapat berjalan secara optimal.
“Pendidikan terbaik adalah sinergi antara sekolah dan orang tua. Di sekolah dipupuk, di rumah disiram. Itulah inti dari kerja sama kita,” tegasnya.
Sementara itu, agenda dan pemaparan program sekolah secara lebih terperinci dijadwalkan disampaikan oleh wakil kepala sekolah, para wali kelas, serta kepala tata usaha.
Melalui kegiatan ini, SMP Tahfidz Darul Qomar berharap terbangun komunikasi yang semakin terbuka, hubungan kekeluargaan yang semakin erat, serta kesamaan langkah antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi pendidikan para santri.
Pendidikan bukan hanya tentang apa yang diajarkan di sekolah, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai kebaikan terus dijaga dan ditumbuhkan di lingkungan keluarga. Sinergi sekolah dan orang tua menjadi kunci dalam membentuk generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, dan berkarakter.
Penulis: Alim

