PATEN Kotabaru 2026 Bukan Sekedar Pelayanan, Warga Disuguhi Pasar Murah hingga Kabar Pembangunan TK Negeri

0

KARAWANG — Pelayanan publik di Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, tampil berbeda. Bukan sekedar urusan administrasi, kegiatan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) 2026 yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Kotabaru, Rabu (5/8/2026), juga menghadirkan pasar murah, bazar UMKM hingga peletakan batu pertama pembangunan TK Negeri.

Sejak pagi, masyarakat terlihat antusias mendatangi lokasi kegiatan. Berbagai layanan publik disediakan secara terpadu, sementara program pasar murah menjadi salah satu perhatian warga karena menawarkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Karawang H. Maslani, perwakilan Kejaksaan Negeri Karawang melalui Kasi Intel, Kapolsek Kotabaru Iptu Hendra Saparudin, S.H., Kasdim Mayor Inf. Saeful Husna, Bunda PAUD Hj. Vida Aep Syaepuloh, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang Drs. H. Wawan Setiawan, M.K., M.M., Camat Kotabaru Ahmad Mustopa, S.STP., Ketua TP PKK Kecamatan Evi Puspita, Sekretaris Kecamatan Elfan Yanuar Assidiq, S.Si., M.M., unsur Forkopimcam serta jajaran undangan lainnya.

Namun, ada satu momentum yang cukup menarik perhatian dalam PATEN tahun ini, yakni peletakan batu pertama pembangunan TK Negeri di Kecamatan Kotabaru.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan anak usia dini sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di tingkat kecamatan.

Pelayanan Publik Harus Terasa, Bukan Sekedar Seremonial

Sekretaris Kecamatan Kotabaru, Elfan Yanuar Assidiq, menegaskan bahwa PATEN tahun ini dirancang agar keberadaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Elfan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pelayanan administrasi, tetapi juga menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.

“Inti dari penyelenggaraan acara ini adalah untuk masyarakat. Di sini kami hadirkan beras murah, minyak goreng bersubsidi dengan harga terjangkau, serta berbagai dukungan dari berbagai pihak yang manfaatnya langsung menyentuh kebutuhan warga,” ujar Elfan.

Tak berhenti di kebutuhan pokok, pemerintah kecamatan juga memberikan ruang kepada pelaku UMKM binaan koperasi maupun desa untuk memasarkan produk mereka.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang pasar sekaligus memperkuat roda perekonomian masyarakat.

Efisiensi Anggaran, Pelayanan Tak Boleh Ikut Menurun

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Kabupaten Karawang, pelaksanaan PATEN 2026 memang tidak menghadirkan seluruh dinas teknis seperti tahun-tahun sebelumnya.

Namun, Elfan memastikan kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Penyelenggaraan PATEN kali ini tidak melibatkan seluruh dinas teknis seperti pada tahun-tahun sebelumnya, sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran daerah. Namun, pelayanan publik tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.

Pelayanan tetap dilakukan melalui booth yang tersedia, peninjauan program, serta kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, pembangunan TK Negeri menjadi sinyal bahwa sektor pendidikan tetap mendapat perhatian meski pemerintah daerah tengah melakukan penyesuaian anggaran.

Warga Antusias, Doorprize Jadi Penutup yang Meriah

Antusiasme masyarakat yang hadir juga membuat suasana PATEN semakin semarak. Panitia bahkan menyiapkan berbagai hadiah melalui program doorprize sebagai bentuk apresiasi kepada warga.

Hadiah utama yang disiapkan berupa kulkas dan televisi.

“Alhamdulillah, masyarakat hadir dengan penuh semangat sehingga suasana acara berlangsung begitu meriah dan penuh kehangatan,” kata Elfan.

Rangkaian PATEN Kecamatan Kotabaru 2026 akhirnya berlangsung tertib dan aman.

Lebih dari sekedar kegiatan seremonial, PATEN kali ini menjadi ruang pertemuan langsung antara pemerintah dan masyarakat, mulai dari pelayanan administrasi, kebutuhan pokok, pemberdayaan UMKM hingga pembangunan pendidikan.

Kini, tantangannya tinggal bagaimana berbagai program yang telah ditampilkan tersebut benar-benar memberikan manfaat secara berkelanjutan, bukan hanya terasa saat kegiatan berlangsung.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini