Pembina BPJS Ketenagakerjaan Kunjungi GOKAR, Bahas Perlindungan Sosial bagi Mitra Transportasi Online

0
Caption: Pembina BPJS Ketenagakerjaan Kunjungi GOKAR, Bahas Perlindungan Sosial bagi Mitra Transportasi Online

KARAWANG — Upaya memperkuat perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal dan pekerja mandiri terus mendapat perhatian. Hal tersebut terlihat dalam kunjungan dan pembinaan Pembina BPJS Ketenagakerjaan, Ishadi, ke Kantor PT Gokar Digital Inovasi Nusantara, pengembang aplikasi transportasi online GOKAR yang merupakan karya putra daerah Karawang, Kamis (27/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ishadi bertemu langsung dengan Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, beserta jajaran tim administrasi. Pertemuan berlangsung di Kantor GOKAR dengan agenda utama membahas mekanisme perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU), termasuk para mitra dan pekerja sektor informal.

Pembinaan tidak hanya menyoroti aspek kepesertaan, tetapi juga menyentuh persoalan administrasi yang menjadi bagian penting dalam pengelolaan program. Materi yang disampaikan meliputi tata cara dan ketepatan penginputan data peserta, rincian perhitungan iuran, hingga sosialisasi manfaat program Jaminan Hari Tua (JHT) bagi peserta BPU.

Ishadi menegaskan, akurasi data menjadi salah satu kunci dalam proses kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Pengelolaan administrasi yang tertib dinilai dapat membantu memastikan peserta memperoleh informasi dan pelayanan sesuai dengan ketentuan program yang diikuti.

“Kami melakukan pembinaan kepada tim administrasi GOKAR terkait mekanisme penginputan data peserta, pemahaman rincian perhitungan iuran, serta program-program perlindungan yang dapat diikuti oleh peserta BPU, termasuk Jaminan Hari Tua. Harapannya, tim GOKAR dapat memahami proses administrasi dengan baik sehingga sosialisasi dan pelayanan kepada para peserta dapat berjalan lebih optimal,” ujar Ishadi.

Ia juga mengapresiasi perhatian GOKAR terhadap aspek perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi para mitra yang tergabung dalam ekosistem aplikasi tersebut.

Menurut Ishadi, pekerja informal dan pekerja mandiri, termasuk pengemudi transportasi online, menghadapi berbagai resiko dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya. Karena itu, pemahaman mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dinilai perlu terus diperkuat.

Sementara itu, Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, menyambut positif kunjungan dan pembinaan tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman internal perusahaan, khususnya tim administrasi, mengenai pengelolaan data peserta dan program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Ishadi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan kepada kami. GOKAR sebagai aplikasi transportasi online asli putra daerah Karawang tentu memiliki komitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan para mitra serta peserta yang berada dalam ekosistem GOKAR,” kata Syuhada Wisastra.

Syuhada menambahkan, pemahaman mengenai penginputan data peserta, rincian iuran, serta manfaat JHT menjadi bekal penting bagi tim GOKAR dalam menjalankan administrasi sekaligus menyampaikan informasi yang tepat kepada para peserta.

“Kami berharap kerja sama dan komunikasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dapat terus berjalan dengan baik. Dengan pemahaman yang semakin baik mengenai program BPU, kami ingin ikut mendorong kesadaran pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja mandiri, khususnya mitra transportasi online,” tambahnya.

Kunjungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembinaan administrasi semata, tetapi menjadi bagian dari penguatan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan GOKAR dalam meningkatkan kesadaran pekerja sektor informal terhadap pentingnya perlindungan sosial.

Bagi GOKAR, penguatan ekosistem digital transportasi tidak hanya berkaitan dengan kemudahan layanan bagi masyarakat. Aspek kesejahteraan dan perlindungan para mitra juga menjadi bagian yang dinilai penting untuk diperhatikan seiring berkembangnya aktivitas transportasi berbasis aplikasi.

Melalui pembinaan tersebut, PT Gokar Digital Inovasi Nusantara berkomitmen meningkatkan kualitas administrasi sekaligus memperkuat komunikasi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini diharapkan dapat mendukung semakin luasnya pemahaman dan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja mandiri dan sektor informal di wilayah Karawang.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini