Rapat Minggon Desa Karyabakti Bahas Ancaman DBD hingga Penguatan Kelembagaan

0
Caption: Rapat Minggon Desa Karyabakti Bahas Ancaman DBD hingga Penguatan Kelembagaan

Karawang — Pemerintah Desa Karyabakti, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang menggelar rapat minggon pada Rabu (29/4/2026) dalam suasana kondusif dan penuh kebersamaan. Rapat tersebut membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari ancaman kesehatan hingga penguatan struktur kelembagaan desa.

Salah satu sorotan utama adalah meningkatnya kekhawatiran warga terhadap penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Pemerintah desa bersama perangkat dan unsur terkait sepakat memperkuat langkah antisipasi, di antaranya dengan menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), meningkatkan sosialisasi kebersihan lingkungan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan.

Kepala Desa Karyabakti, H. Tamin Tisna, menegaskan bahwa penanganan DBD harus menjadi prioritas bersama.

“Kalau tidak kita antisipasi dari sekarang, DBD bisa menyebar lebih luas. Kami minta masyarakat aktif menjaga lingkungan dan segera melapor jika ada gejala,” ujarnya.

Kekhawatiran warga pun mulai terasa di lapangan. Salah satu warga Dusun Bakung Selatan mengungkapkan adanya kasus warga dengan gejala panas tinggi dalam beberapa hari terakhir.

“Sudah mulai ada yang panas tinggi beberapa hari ini. Kami khawatir itu DBD. Harapan kami pemerintah desa cepat turun, jangan sampai ada korban,” katanya.

Selain isu kesehatan, rapat juga membahas perubahan struktural amil, khususnya penambahan amil perempuan. Jika sebelumnya hanya dua orang, kini bertambah menjadi tiga guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Caption: Rapat Minggon Desa Karyabakti Bahas Ancaman DBD hingga Penguatan Kelembagaan

Adapun susunan amil perempuan saat ini meliputi:

• Nyai Rohanih (Dusun Merakan) mencakup wilayah Bakung Utara, Merakan, dan Kobak Gabus

• Ibu Mulyani (Dusun Bakung Selatan) mencakup wilayah Rengas, Bakung Selatan, dan sebagian Bakung Utara

• Hj Demil Kamilah (Dusun Cikeruh) mencakup wilayah Cikeruh dan Sungai Terong

Sementara itu, amil laki-laki berjumlah lima orang dengan pembagian wilayah:

• Ali (Dusun Rengas dan Bakung Selatan)

• Taman (Dusun Bakung Selatan dan Bakung Utara)

• Basri (Dusun Kobak Gabus dan Sungai Terong)

• Mahmud (Dusun Cikeruh)

Penambahan amil perempuan mendapat respons positif dari tokoh masyarakat, meski diingatkan pentingnya koordinasi yang jelas.

“Ini langkah baik, tapi harus jelas pembagian wilayahnya. Jangan sampai masyarakat bingung atau pelayanan jadi tidak maksimal,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga ditekankan pentingnya sinergi antar perangkat desa agar program berjalan optimal dan terarah.

“Perangkat desa harus kompak dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Kalau tidak solid, program bagus pun tidak akan terasa manfaatnya,” tegas salah satu perangkat desa.

Tak kalah penting, pemerintah desa turut menyampaikan rencana pembangunan Gedung KDMP yang akan segera dilaksanakan. Proyek ini diharapkan mampu memberikan dampak positif, baik dari sisi infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan warga.

Meski demikian, warga berharap pembangunan tersebut tidak berhenti sebatas rencana.

“Kami mendukung pembangunan, tapi harus jelas manfaatnya. Jangan sampai hanya jadi proyek tanpa dampak nyata untuk masyarakat,” ungkap seorang warga.

Rapat minggon ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah dan komitmen seluruh unsur desa dalam menjawab berbagai tantangan, khususnya dalam menghadapi ancaman kesehatan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.

Penulis: Dedi MK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini