Saat Pelajar Dilarang Bawa Motor ke Sekolah, GOKAR Masuk SMAN 2 Karawang Tawarkan Solusi Transportasi Aman

0
Caption: Saat Pelajar Dilarang Bawa Motor ke Sekolah, GOKAR Masuk SMAN 2 Karawang Tawarkan Solusi Transportasi Aman

Karawang – Di tengah kebijakan larangan pelajar membawa kendaraan ke sekolah dan tingginya kekhawatiran soal keselamatan remaja di jalan raya, transportasi online lokal asal Karawang, GOKAR, justru mengambil langkah yang mencuri perhatian publik.

Melalui program “GOKAR Goes To School”, GOKAR resmi hadir di SMAN 2 Karawang, Jumat (8/5/2026), membawa kampanye keselamatan berkendara sekaligus memperkenalkan transportasi digital aman bagi pelajar SMA/SMK/MA di Karawang.

Sejak pagi, ratusan siswa memadati kegiatan sosialisasi yang berlangsung interaktif. Tak hanya mendengarkan edukasi soal keselamatan berlalu lintas, para pelajar juga langsung mengunduh aplikasi GOKAR melalui barcode yang disediakan panitia.

Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, mengatakan program tersebut lahir dari keresahan terhadap keselamatan pelajar saat berangkat dan pulang sekolah.

“GOKAR bukan hanya layanan transportasi online. Kami ingin hadir menjadi bagian dari edukasi masyarakat, khususnya pelajar. Kami ingin menanamkan budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab sejak dini,” ujarnya.

Sebagai aplikasi transportasi online asli Karawang, GOKAR mencoba tampil berbeda dengan mengedepankan pendekatan edukatif, bukan sekedar promosi layanan.

“Kami membawa semangat dari Karawang untuk Karawang. Ini bukan hanya soal aplikasi, tetapi bagaimana transportasi lokal bisa hadir membantu masyarakat dan dekat dengan dunia pendidikan,” kata Syuhada.

Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapat edukasi mengenai penggunaan helm standar, etika berlalu lintas, hingga pentingnya memanfaatkan teknologi transportasi digital secara bijak dan aman.

Suasana semakin meriah ketika panitia membagikan doorprize berupa saldo deposit akun GOKAR kepada siswa yang mengunduh aplikasi. Tiga siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dari founder GOKAR, yakni Karin Pitaloka, Geizha Maharani, dan Ibrahim, juga mendapat hadiah khusus.

Menariknya, para siswa mengaku bangga karena Karawang kini memiliki aplikasi transportasi online karya anak daerah yang dinilai bisa menjadi solusi bagi pelajar.

“Sekarang pelajar tidak diperbolehkan membawa kendaraan ke sekolah. Jadi GOKAR bisa jadi solusi transportasi yang aman, praktis, dan bersahabat,” ujar salah satu siswa.

Kepala SMAN 2 Karawang, Agus Setiawan, turut memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan GOKAR.

“Kami mengapresiasi program edukatif ini karena mampu meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas dan penggunaan transportasi yang aman,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar GOKAR tetap menjaga kepercayaan masyarakat di tengah perjuangan membangun perusahaan rintisan lokal.

“Perusahaan ini baru dirintis. Seluruh tim harus terus berjuang bersama untuk tumbuh dan menjadi yang terbaik, namun jangan lupa menjaga kepercayaan pelanggan dengan pelayanan yang baik,” pesannya.

Program “GOKAR Goes To School” kini bukan sekedar sosialisasi sekolah biasa. Di mata publik, langkah ini dinilai menjadi sinyal bahwa startup lokal Karawang mulai berani tampil membawa solusi transportasi aman sekaligus edukasi keselamatan bagi generasi muda.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini