
Karawang — Semangat berbagi masyarakat pada momentum Idul Adha di Masjid Jami Bayu Nur-Ikhlas, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, tahun ini mengalami peningkatan dibanding sebelumnya. Bertambahnya jumlah hewan kurban menjadi bukti meningkatnya kepedulian sosial serta kekompakan warga dalam menjaga budaya gotong royong.
Pada Idul Adha 1447 Hijriah kali ini, panitia kurban menyembelih empat ekor sapi dan lima ekor kambing. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun lalu yang hanya mencapai tiga ekor sapi.
Ketua Panitia Robi bersama Ketua Binataruna Rahman Endut dan Ketua RW setempat, Aping, menyebut peningkatan jumlah hewan kurban berasal dari hasil arisan gotong royong warga serta dukungan salah satu keluarga yang ikut menyumbangkan hewan kurban.
“Alhamdulillah tiap tahun ada peningkatan. Tahun kemarin sapi hanya tiga ekor, sekarang bertambah lagi jadi empat ekor dan kambing lima ekor. Tiga kambing disembelih di sini, dua ekor kambing lagi disumbangkan kepada warga Kampung Rawakihujan. Ini menunjukkan semangat masyarakat untuk berbagi semakin besar,” ujar RW Aping di sela kegiatan penyembelihan, Rabu (27/5/2026).
Dari total hewan kurban tersebut, sebanyak 550 warga menerima pembagian daging kurban. Panitia berharap distribusi daging tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antar warga.
Menurut RW Aping, meningkatnya jumlah peserta kurban menjadi sinyal tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk saling membantu sekaligus menjaga nilai kebersamaan di lingkungan sekitar.
“Harapannya ke depan semakin banyak masyarakat yang ikut berkurban. Tidak harus besar, yang penting niat berbagi dan kebersamaannya terus terjaga,” tambahnya.
Antusiasme warga selama pelaksanaan kurban pun terlihat tinggi. Momentum Idul Adha dinilai bukan sekedar ibadah tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan, solidaritas sosial, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Penulis: Alim

