Sisa Dana Rp15 Juta di SMPN 8 Karawang Barat, MKKS Dorong Segera Direalisasikan untuk Perbaikan Mushola

0
Caption: Sisa Dana Rp15 Juta di SMPN 8 Karawang, MKKS Dorong Segera Direalisasikan untuk Perbaikan Mushola

Karawang – Ketua Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Karawang, Asma, mengungkap adanya sisa saldo dana sebesar Rp15 juta yang berasal dari dugaan pungutan liar Rp300 ribu di lingkungan SMPN 8 Karawang Barat pada masa kepemimpinan kepala sekolah sebelumnya, Nian Saifudin. Dana tersebut kini berada di bawah tanggung jawab Plt. Kepala Sekolah SMPN 8 Karawang Barat, Mamay.

Asma menjelaskan bahwa Pak Mamay telah menyampaikan rencana pemanfaatan dana tersebut untuk perbaikan mushola sekolah. Rencana tersebut disebut telah melalui pembahasan internal dan dinilai sudah jelas arah penggunaannya, meski masih terdapat tekanan agar realisasi segera dilakukan.

Menurut Asma, terdapat desakan dari Elang Emas, yang meminta agar dana Rp15 juta tersebut cepat digunakan. Namun, Mamay sebelumnya memilih untuk membawa persoalan ini ke forum rapat orang tua siswa demi keterbukaan dan akuntabilitas.

“Asal bukti transaksi dan penggunaan dananya jelas, silahkan manfaatkan saja anggaran yang ada,” kata Asma, Rabu (10/12/2025). Ia menegaskan bahwa hal terpenting adalah pertanggungjawaban dalam proses realisasi.

Asma juga mengingatkan agar proses penggunaan dana tidak terhambat birokrasi berkepanjangan. Ia menyarankan Mamay untuk menyerahkan teknis pekerjaan kepada pihak yang kompeten, bukan mengerjakannya sendiri.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa rencana perbaikan mushola dapat disampaikan kepada para orang tua siswa saat pembagian raport, dengan harapan akan muncul dukungan tambahan sehingga perbaikan dapat segera rampung.

“Segerakan saja realisasinya, manfaatkan saldo yang ada. Yang penting jelas penggunaannya,” tegas Asma. Ia juga menekankan bahwa pemanfaatan anggaran harus fokus pada mushola sekolah, bukan fasilitas ibadah di luar lingkungan SMPN 8 Karawang.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini