
KARAWANG – Uji organoleptik terhadap Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan publik setelah proses tersebut dilakukan oleh Person in Charge (PIC) MBG di SMP Negeri 4 Kotabaru, pada Jumat (30/1/2026), sebelum makanan didistribusikan kepada para siswa.
Langkah ini dinilai krusial sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi keracunan makanan di lingkungan sekolah. Jika uji organoleptik dilakukan secara konsisten, teliti, dan sesuai prosedur, maka resiko makanan tidak layak konsumsi dapat ditekan secara signifikan.
PIC MBG diketahui merupakan petugas yang secara khusus ditugaskan oleh kepala sekolah. Selain bertanggung jawab melakukan uji organoleptik, PIC juga berperan dalam koordinasi teknis dengan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyedia makanan.
Hal tersebut diungkapkan oleh seorang warga yang dikenal sebagai Pak Ndol melalui sebuah video yang diunggah di akun Facebook pribadinya. Dalam video tersebut, Pak Ndol menekankan pentingnya peran PIC sebagai garda terdepan dalam memastikan keamanan makanan yang akan dikonsumsi siswa.
Dalam video yang sama, tampak Bu Ade selaku PIC MBG SMP Negeri 4 Kotabaru tengah melakukan uji organoleptik terhadap menu MBG. Uji ini meliputi penilaian aroma, rasa, tekstur, dan tampilan makanan sebelum dinyatakan layak dibagikan.
Kepala SMP Negeri 4 Kotabaru, Ahmad Fadholi, membenarkan bahwa uji organoleptik merupakan prosedur wajib yang harus dilakukan. Menurutnya, langkah tersebut bertujuan agar penerima manfaat MBG, yakni para siswa, mendapatkan makanan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dan sesuai selera.
“Uji organoleptik ini penting agar makanan yang dibagikan benar-benar layak konsumsi. Aroma, rasa, dan tampilan harus diperiksa terlebih dahulu sebelum diterima siswa,” ujar Ahmad Fadholi.
Praktik ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, mengingat program Makanan Bergizi Gratis menyasar langsung kesehatan dan keselamatan anak-anak sekolah. Publik pun berharap pengawasan ketat seperti ini dapat diterapkan secara konsisten di seluruh sekolah penerima MBG, bukan sekedar formalitas.
Penulis: Alim

