Viral! Diduga “Matel” Gentayangan di Jembatan Kondang Karawang, Warga Sebut Mirip Begal Berkedok Penagih Kredit!

0
Caption: Viral! Diduga “Matel” Gentayangan di Jembatan Kondang Karawang, Warga Sebut Mirip Begal Berkedok Penagih Kredit!

Karawang – Jagat maya Karawang kembali panas! Sebuah unggahan di grup Facebook Karawang Info (KARIN) mendadak viral setelah memperlihatkan aksi sekelompok orang yang diduga matel atau penagih kredit motor beraksi di sekitar Jembatan Kondang, tepatnya di perempatan depan Saung Riung, arah menuju CKM, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (25/10/2025).

Dalam unggahan tersebut, pengguna akun melaporkan bahwa sekitar delapan orang sering terlihat nongkrong mencurigakan di sekitar lokasi. Empat orang berada di warung dekat perempatan, sementara empat lainnya berjaga di pinggir jembatan.

“Mereka memantau setiap kendaraan yang lewat. Kalau lihat motor yang diduga nunggak, langsung dikejar bahkan sampai kebut-kebutan di jalan. Ini sangat membahayakan pengguna jalan lain,” tulis akun tersebut dalam unggahannya yang kini ramai dibanjiri komentar warganet.

Aksi para “penagih” ini sontak menuai gelombang kecaman dari masyarakat. Banyak warga menilai tindakan tersebut tidak manusiawi dan membahayakan keselamatan pengendara. Bahkan, sejumlah komentar menyebut perilaku itu sudah seperti begal berkedok penagih kredit.

“Tolong segera ditindak, biar nggak sering kejadian merampas motor di jalan. Sama aja kayak begal berkedok matel,” tulis salah satu warganet yang disukai ratusan pengguna lainnya.

Warga pun mendesak pihak kepolisian Karawang segera bertindak tegas menertibkan oknum-oknum yang diduga beraksi secara liar di jalan umum. Mereka khawatir kejadian seperti ini bisa memicu bentrok dan aksi main hakim sendiri dari warga yang merasa resah.

Fenomena “matel liar” semacam ini rupanya bukan kali pertama terjadi di Karawang. Kasus serupa sebelumnya juga sempat mencuat di beberapa titik lain dan menimbulkan keresahan masyarakat.

Publik berharap aparat penegak hukum tidak tinggal diam. Jika dibiarkan, aksi ini bisa menjadi preseden buruk bagi keamanan jalan raya dan mencoreng citra lembaga pembiayaan resmi yang seharusnya bekerja secara profesional, bukan dengan cara-cara intimidatif di jalanan.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini