Viral Pesta Sesama Jenis di THM Karawang, Manajemen Mengaku Kecolongan: SOP Jalan, Tapi Kok Bisa Terjadi?

0
Caption: Viral Pesta Sesama Jenis di THM Karawang, Manajemen Mengaku Kecolongan: SOP Jalan, Tapi Kok Bisa Terjadi?

KARAWANG – Viralnya video yang diduga memperlihatkan aktivitas pesta sesama jenis di Theatre Night Mart Karawang memicu gelombang pertanyaan publik. Di tengah sorotan yang semakin tajam, manajemen tempat hiburan malam tersebut mengaku “kecolongan”, meski mengklaim seluruh prosedur pengawasan telah dijalankan.

Pengakuan itu disampaikan Manajer Operasional Theatre Night Mart Karawang, Tomi Wijaya, usai memenuhi panggilan Satpol PP Karawang untuk memberikan klarifikasi terkait video yang ramai beredar di media sosial.

Menurut Tomi, pihaknya tidak pernah mendukung aktivitas yang dianggap menyimpang. Bahkan, petugas keamanan disebut telah memberikan teguran dan mengusir pihak yang terlibat saat kejadian berlangsung.

“Sebenarnya kita juga tidak mendukung, dan kita pun juga sudah menjalankan sesuai SOP, sudah memberi teguran,” ujar Tomi, Senin (8/6/2026).

Namun pernyataan tersebut justru memunculkan pertanyaan baru. Jika petugas keamanan sudah mengetahui dan sempat menegur pelaku, bagaimana aktivitas itu bisa berlangsung hingga terekam video dan akhirnya viral ke publik?

Tomi mengklaim pihak pengelola baru mengetahui dampak besar kejadian tersebut setelah video beredar luas di media sosial keesokan harinya.

“Dari pihak kami, sudah memberi teguran dan mengusir pihak terkait. Tapi untuk viral, ya kita baru tahu keesokan harinya,” katanya.

Manajemen juga mengaku selama ini telah menerapkan pemeriksaan identitas pengunjung melalui pengecekan KTP serta menempatkan petugas keamanan yang berpatroli di dalam area hiburan. Namun fakta bahwa video tersebut tetap terjadi dan menyebar luas dinilai menjadi bukti adanya celah pengawasan yang luput dari perhatian.

Insiden ini kini menjadi evaluasi serius bagi pengelola. Theatre Night Mart berjanji memperketat pengawasan dan memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.

Sementara itu, kasus ini telah menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Karawang. Satpol PP tidak hanya meminta klarifikasi dari pengelola, tetapi juga melakukan peninjauan terhadap aspek perizinan dan operasional tempat usaha tersebut.

Bahkan, Bupati Karawang Aep Syaepuloh telah memberi sinyal tegas. Jika ditemukan pelanggaran yang terjadi secara berulang, sanksi berat hingga usulan pencabutan izin usaha bisa dijatuhkan.

Kini publik menunggu hasil pemeriksaan pemerintah daerah. Benarkah manajemen hanya kecolongan, atau justru ada kelemahan pengawasan yang selama ini tidak terungkap?

Pertanyaan itu menjadi sorotan, seiring meningkatnya tuntutan masyarakat agar tempat hiburan malam di Karawang diawasi lebih ketat dan tidak menimbulkan polemik yang berulang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini