Dugaan Penjualan LKS Mahal di SDN Bayur Kidul 1: Wali Murid Resah, Publik Desak Transparansi

0
Caption: Dugaan Penjualan LKS Mahal di SDN Bayur Kidul 1: Wali Murid Resah, Publik Desak Transparansi

KARAWANG — Dugaan praktik penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan harga tinggi mencuat di SDN Bayur Kidul 1, Desa Bayur Lor, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Sejumlah wali murid melaporkan bahwa harga LKS dibanderol di kisaran Rp70.000 hingga Rp90.000, angka yang dinilai memberatkan dan menimbulkan tanda tanya besar.

Para orang tua mempertanyakan dasar penetapan harga tersebut, terutama di tengah kebijakan pemerintah yang menggaungkan pendidikan dasar yang terjangkau dan bebas pungutan memberatkan.

“Kami berharap ada pengecekan, tapi mohon identitas kami tidak disebutkan,” ujar salah satu wali murid kepada media, Selasa (27/1/2026).

Permintaan anonimitas ini mengindikasikan adanya rasa takut dan kekhawatiran akan kemungkinan tekanan atau dampak terhadap anak-anak mereka di lingkungan sekolah. Situasi ini menambah sorotan publik terhadap dugaan praktik yang dinilai tidak transparan.

Wali murid juga mendorong peran media sebagai alat kontrol sosial, agar praktik di lingkungan pendidikan dapat diawasi secara terbuka dan akuntabel.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SDN Bayur Kidul 1 belum memberikan klarifikasi resmi terkait alasan penetapan harga LKS tersebut. Publik kini menunggu sikap tegas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang, untuk memastikan apakah praktik ini sesuai regulasi atau justru bertentangan dengan prinsip pendidikan gratis dan berkeadilan.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan beban biaya pendidikan yang dialami masyarakat, dan berpotensi memicu reaksi luas jika tidak segera ditangani secara transparan dan profesional.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini