Bikin Satu Studio Pecah! Kisah “Bucek” hingga “Ujang” Jadi Momen Paling Kocak di Gala Premiere QNF Chapter 5

0
Caption: Bikin Satu Studio Pecah! Kisah "Bucek" hingga "Ujang" Jadi Momen Paling Kocak di Gala Premiere QNF Chapter 5

KARAWANG – Gala Premiere Quarter Night Festival (QNF) Chapter 5 bukan hanya dipenuhi pembahasan serius tentang musik dan industri kreatif. Di tengah rangkaian acara, satu sesi santai justru sukses mencuri perhatian dan mengundang gelak tawa seluruh penonton yang memadati Studio 2 CGV Cinemas Technomart Karawang, Jumat (3/7/2026) malam.

Sorotan tertuju pada komika lokal Husen “Bucek” yang tampil dengan gaya khasnya. Obrolan ringan bersama pembawa acara berubah menjadi hiburan spontan yang membuat suasana semakin cair.

Candaan bermula dari pembahasan nama-nama panggilan unik, mulai dari “Bang Emok” hingga asal-usul julukan “Bucek” yang selama ini melekat pada Husen.

Tak berhenti di situ, komika asal Dusun Sindangpalay, Desa Pasirmukti, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang itu juga berbagi cerita tentang kehidupan pribadinya. Dengan gaya stand-up yang santai, ia mengisahkan perjuangan sang ibu yang pernah bekerja sebagai tenaga kerja di luar negeri. Meski mengangkat cerita keluarga, penyampaiannya tetap ringan dan mengundang tawa para tamu yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Husen juga mengungkapkan bahwa dirinya baru sekitar tiga tahun menekuni dunia stand-up comedy. Meski tergolong pendatang baru, ia mengaku terus belajar dan tampil di berbagai panggung untuk mengasah kemampuan.

Momen paling menghibur terjadi ketika pembawa acara penasaran dengan asal-usul nama “Bucek”. Berbagai dugaan pun bermunculan, mulai dari singkatan hingga nama dengan makna tertentu.

Namun jawaban Husen justru membuat satu studio kembali pecah.

Ia menjelaskan bahwa “Bucek” hanyalah nama panggilan yang melekat sejak lama tanpa memiliki arti atau kepanjangan khusus.

Gelak tawa kembali terdengar ketika Husen mengungkapkan bahwa di lingkungan keluarganya ia justru lebih sering dipanggil “Ujang”, nama yang jauh berbeda dari identitas panggungnya.

Sesi tersebut menjadi salah satu warna tersendiri dalam Gala Premiere QNF Chapter 5. Di tengah diskusi tentang festival musik, seni, dan industri kreatif, kehadiran komika lokal berhasil menghadirkan hiburan yang hangat sekaligus memperlihatkan bahwa dunia komedi juga menjadi bagian penting dari perkembangan ekosistem kreatif di Karawang.

Suasana akrab yang tercipta sepanjang sesi membuktikan bahwa QNF bukan sekedar festival musik, tetapi juga ruang bertemunya berbagai ekspresi seni, kreativitas, dan hiburan yang lahir dari talenta-talenta lokal.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini