Warung Kopi di Lampu Merah KPU Tanjungpura Dibobol Maling, Pedagang Kecil Menangis Kehilangan Sumber Nafkah

0
Caption: Warung Kopi di Lampu Merah KPU Tanjungpura Dibobol Maling, Pedagang Kecil Menangis Kehilangan Sumber Nafkah

KARAWANG – Nasib pilu menimpa Fitriani, seorang pedagang kopi yang sehari-hari menggantungkan hidup dari warung sederhana di kawasan lampu merah KPU Tanjungpura, Desa Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Warung miliknya diduga menjadi sasaran pencurian pada Sabtu (11/7/2026) dini hari.

Peristiwa itu baru diketahui sekitar pukul 07.00 WIB saat Fitriani datang untuk membuka warung seperti biasanya. Betapa terkejutnya ia ketika melihat gerobak tempatnya berdagang sudah dalam kondisi terbuka dan diduga telah dibongkar oleh orang tak dikenal.

Dengan perasaan cemas, Fitriani langsung memeriksa isi warung. Hasilnya membuatnya terpukul. Sejumlah peralatan usaha dan barang dagangan yang menjadi penopang mata pencahariannya dilaporkan telah raib.

Barang yang hilang di antaranya satu tabung gas 5 kilogram, satu unit magic com, satu unit kipas angin, satu unit speaker aktif, serta berbagai jajanan dan barang dagangan lainnya. Di lokasi, kondisi warung tampak berantakan. Minuman kemasan, termasuk teh botol, terlihat berserakan di sekitar gerobak.

“Saya benar-benar sedih. Warung ini dibangun dari modal yang tidak besar dan menjadi satu-satunya sumber penghasilan untuk menghidupi keluarga. Kehilangan barang-barang ini sangat memberatkan saya,” ujar Fitriani dengan mata berkaca-kaca.

Musibah tersebut mengundang simpati warga sekitar. Sejumlah pemuda setempat secara sukarela membantu membersihkan dan merapikan warung agar Fitriani tetap bisa kembali berjualan.

Warga juga menyarankan agar peralatan elektronik maupun barang berharga tidak lagi disimpan di dalam gerobak saat malam hari. Sebagai langkah antisipasi, mereka mengusulkan agar barang-barang tersebut sementara dititipkan di Pos Satpam Perumahan Tanjungmekar untuk mengurangi resiko pencurian.

Peristiwa ini kembali memunculkan kekhawatiran para pedagang kecil yang berjualan di sekitar kawasan lampu merah KPU Tanjungpura. Mereka berharap keamanan di lokasi tersebut menjadi perhatian serius, khususnya pada malam hingga dini hari.

Beberapa warga mengaku pernah mendengar adanya kejadian serupa yang menimpa warung lain di sekitar lokasi. Namun hingga kini belum ada informasi resmi yang menyatakan adanya keterkaitan antarperistiwa maupun identitas pelaku.

Masyarakat berharap Pemerintah Desa Tanjungmekar bersama aparat keamanan meningkatkan patroli rutin dan langkah-langkah preventif di kawasan tersebut. Menurut mereka, perlindungan terhadap pelaku usaha mikro sangat penting agar masyarakat kecil yang mencari nafkah di pinggir jalan dapat bekerja dengan aman tanpa dihantui rasa takut kehilangan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut. Korban diharapkan segera melaporkan kejadian itu kepada aparat penegak hukum agar dapat dilakukan penyelidikan sesuai prosedur yang berlaku.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa di balik satu gerobak sederhana, ada kehidupan sebuah keluarga yang bergantung pada setiap cangkir kopi yang terjual. Ketika keamanan lingkungan melemah, yang paling merasakan dampaknya adalah masyarakat kecil yang mencari nafkah dengan penuh perjuangan.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini