
KARAWANG – Gelombang aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Karawang dipastikan belum berakhir. Massa aksi menegaskan akan terus turun ke jalan hingga Bupati Karawang mengambil langkah nyata terhadap pejabat yang dinilai memiliki etika buruk dan mengabaikan kepentingan masyarakat.
Dalam orasinya, koordinator aksi menyatakan perjuangan mereka tidak akan berhenti hanya pada satu kali demonstrasi.
“Kami pastikan aksi ini bukan hanya sampai hari ini. Kami akan terus berlanjut sampai keputusan kami didengar oleh Bupati,” tegasnya, Senin (20/7/2026).
Salah satu tuntutan utama yang disampaikan adalah evaluasi terhadap perilaku sejumlah pejabat, mulai dari kepala dinas, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga jajaran di bawahnya. Massa menilai masih ada aparatur pemerintah yang dinilai tidak menunjukkan etika sebagai pelayan publik.
Mereka mendesak Bupati segera mengambil tindakan tegas terhadap pejabat yang dianggap mencoreng citra pemerintahan dan tidak memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
Selain itu, massa juga menyoroti dugaan persoalan dalam pelaksanaan proyek pembangunan. Mereka mengaku telah menyampaikan surat resmi kepada pemerintah untuk meminta klarifikasi serta keterbukaan informasi terkait sejumlah pekerjaan yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Tak hanya menyasar eksekutif, kritik juga diarahkan kepada DPRD Kabupaten Karawang. Massa meminta pimpinan DPRD meningkatkan pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah serta menindaklanjuti berbagai persoalan yang menjadi sorotan masyarakat.
Dalam orasi tersebut, massa mengungkapkan bahwa mereka telah melayangkan laporan resmi kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat terkait dugaan pelanggaran etika oleh salah satu aparatur sipil negara. Mereka berharap laporan tersebut segera diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Para pengunjuk rasa juga mendorong Bupati melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh kepala OPD. Mereka meminta hasil evaluasi dipublikasikan secara terbuka agar masyarakat mengetahui kualitas dan integritas para pejabat yang mengelola pemerintahan.
“Kami yang menggaji mereka melalui uang rakyat. Karena itu kami ingin pejabat yang memiliki etika, integritas, dan bertanggung jawab kepada masyarakat,” ujar salah satu orator.
Di akhir aksi, massa kembali mengeluarkan peringatan keras. Mereka memastikan demonstrasi akan terus berlangsung setiap hari hingga tuntutan mereka mendapat respons konkret dari Pemerintah Kabupaten Karawang.
“Kami tidak akan berhenti. Selama belum ada keputusan tegas dari Bupati, kami akan terus datang menyampaikan aspirasi,” tegas koordinator aksi.
Meski menyampaikan kritik keras, massa tetap mengapresiasi aparat kepolisian dan petugas keamanan yang mengawal jalannya demonstrasi sehingga berlangsung aman dan tertib.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Karawang maupun pihak-pihak yang disebut dalam tuntutan aksi terkait berbagai pernyataan yang disampaikan massa.
Penulis: Alim

