
KARAWANG | ULASBERITA.CLICK | Kualitas proyek infrastruktur di Kabupaten Karawang kembali dipertanyakan. Proyek peningkatan jalan senilai Rp189.629.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Karawang kini menuai sorotan tajam publik. Pasalnya, belum genap satu pekan selesai dikerjakan, jalan tersebut sudah mengalami keretakan memanjang dan cukup serius.
Proyek dengan volume 96 meter panjang dan lebar 5 meter itu berada di wilayah Tunggakjati–Mekarjaya, Kecamatan Karawang Barat. Dilaksanakan oleh CV. Bintang Barat Perkasa, proyek ini seharusnya diselesaikan dalam waktu 45 hari kalender. Namun hasil akhir pekerjaan justru menampilkan fakta mencengangkan: permukaan beton retak besar membelah badan jalan.

Retakan tersebut diduga kuat akibat rendahnya mutu pekerjaan dan lemahnya pengawasan teknis di lapangan. Warga menduga pengerjaan dilakukan asal-asalan tanpa mengindahkan standar kualitas konstruksi.
“Kami sangat kecewa. Baru beberapa hari selesai, jalan ini sudah retak. Kalau begini, ke mana peran pengawasan dari dinas terkait? Ini uang rakyat, bukan proyek main-main,” ujar seorang warga setempat, Rabu (30/7).
Warga mendesak agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang segera turun tangan mengevaluasi proyek tersebut. Mereka juga menuntut pertanggungjawaban dari pihak rekanan dan meminta audit teknis untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan.
Kasus ini mempertegas pentingnya transparansi, integritas kontraktor, serta peran pengawasan yang tegas dalam setiap proyek pembangunan, agar uang rakyat tidak terbuang sia-sia untuk hasil yang tak layak pakai.
Penulis: Alim

