Doa Belum Terkabul? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Ghani yang Menyejukkan Hati Jamaah Jumat

0
Caption: Doa Belum Terkabul? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Ghani yang Menyejukkan Hati Jamaah Jumat

Karawang – Pesan penuh harapan dan keteguhan iman disampaikan Khatib Salat Jumat di Masjid Jami Ulil Albab, Perum Pesona Kalangsurya Blok B, Desa Kalangsurya, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Ustadz Abdul Ghani. Di hadapan ratusan jamaah, Jumat (10/7/2026), ia mengajak umat Islam untuk tidak pernah lelah memanjatkan doa kepada Allah SWT, meski harapan yang dinanti belum juga terwujud.

Menurutnya, doa merupakan ibadah yang memiliki kedudukan sangat mulia. Allah SWT sendiri telah memberikan jaminan dalam firman-Nya pada Surat Al-Mu’min ayat 60:

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.”

Ustadz Abdul Ghani mengatakan, tidak sedikit orang yang mulai merasa putus asa karena doa yang dipanjatkan selama bertahun-tahun belum dikabulkan. Padahal, mereka telah berusaha menjaga adab berdoa dan menjauhi segala hal yang dapat menghalangi terkabulnya doa.

Ia menjelaskan, Rasulullah SAW telah mengajarkan bahwa selama doa tidak berisi permintaan yang mengandung dosa atau memutus tali silaturahmi, Allah SWT pasti akan mengabulkannya dalam salah satu dari tiga bentuk.

“Allah bisa langsung mengabulkan sesuai yang diminta, menyimpannya sebagai pahala yang akan diberikan di akhirat, atau menggantinya dengan menghindarkan hamba tersebut dari musibah dan keburukan yang nilainya sebanding dengan doa yang dipanjatkannya,” jelasnya.

Karena itu, ia menegaskan bahwa seorang muslim tidak boleh berhenti berdoa hanya karena merasa keinginannya belum tercapai. Sebab, hakikat doa bukan semata-mata untuk memperoleh apa yang diinginkan, melainkan juga sebagai bentuk ibadah dan bukti kedekatan seorang hamba dengan Rabb-nya.

Menurutnya, ada kalanya Allah SWT menunda pengabulan doa karena mengetahui waktu terbaik bagi hamba-Nya. Bahkan, penundaan itu bisa menjadi cara Allah agar seorang hamba terus mendekat melalui doa dan ibadah, atau karena Allah telah menyiapkan sesuatu yang jauh lebih baik daripada apa yang diminta.

Menutup khutbahnya, Ustadz Abdul Ghani berpesan agar umat Islam tetap yakin terhadap janji Allah SWT.

“Jangan pernah berhenti berdoa. Yakinlah bahwa tidak ada satu pun doa seorang mukmin yang sia-sia. Allah pasti mengabulkannya, baik dengan memberikannya sekarang, menyimpannya sebagai pahala di akhirat, ataupun menggantinya dengan perlindungan dari keburukan yang tidak kita ketahui,” pesannya di hadapan jamaah Salat Jumat.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa seorang mukmin tidak boleh berputus asa dari rahmat Allah SWT. Setiap doa yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan akan selalu bernilai di sisi-Nya, meskipun cara Allah mengabulkannya tidak selalu sesuai dengan harapan manusia.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini