
Karawang – Kondisi gelap gulita bukan lagi sekedar keluhan, tapi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan di sekitar Pangkalan Ojek KW 9, Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Sabtu (2/5/2026). Sudah hampir satu minggu lampu penerangan jalan umum (PJU) di lokasi tersebut mati total, tanpa tanda-tanda perbaikan dari pihak berwenang.
Kegelapan ini kini menjelma menjadi jebakan bagi pengendara. Jalur yang memiliki tikungan tajam tampak menipu seperti jalan lurus, terutama di malam hari. Tanpa penerangan, resiko kecelakaan meningkat drastis, dan itu bukan sekedar kekhawatiran.
“Sudah lama mati, hampir seminggu. Gelap sekali kalau malam, bahaya,” ujar seorang warga dengan nada geram.
Fakta di lapangan memperkuat kekhawatiran tersebut. Berdasarkan informasi dari warga dan anggota Linmas yang berjaga, seorang pengendara telah menjadi korban. Ia terjatuh diduga karena tidak menyadari adanya tikungan akibat kondisi gelap.
“Katanya ada yang jatuh dari motor. Mungkin karena tidak tahu ada belokan, soalnya gelap dan terlihat lurus,” ungkap warga lainnya.
Ironisnya, hingga kini belum ada respons nyata dari pihak terkait. Situasi ini memantik pertanyaan tajam dari masyarakat: ke mana harus mengadu? Siapa yang bertanggung jawab atas pemeliharaan fasilitas publik sepenting lampu jalan?
Warga menilai lambannya penanganan ini bukan sekedar keterlambatan teknis, melainkan cerminan lemahnya pengawasan dan kepedulian terhadap keselamatan publik. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin korban berikutnya akan kembali berjatuhan.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Karawang melalui dinas terkait agar segera turun tangan. Jangan tunggu nyawa melayang baru bergerak.
Hingga berita ini diturunkan, kegelapan masih menyelimuti lokasi. Dan di tengah gelap itu, keresahan warga terus menyala, menuntut jawaban, menagih tanggung jawab.
Penulis: Alim

