
Karawang – Harapan besar disampaikan para pedagang Pasar Lama Rengasdengklok kepada Pemerintah Kabupaten Karawang. Melalui Ketua Gabungan Pedagang Pasar Lama Rengasdengklok (GP2LR), Ade Sopandi atau yang akrab disapa Ade Omis, para pedagang mendesak agar pembangunan kembali Pasar Rakyat Rengasdengklok segera direalisasikan.
Menurut Ade Omis, revitalisasi pasar bukan sekedar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan di wilayah Rengasdengklok. Ia menilai pasar rakyat yang tertata, bersih, aman, dan representatif akan memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat serta mampu menarik lebih banyak pembeli.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Karawang dapat membangun kembali Pasar Rakyat Rengasdengklok menjadi lebih baik. Dengan fasilitas yang memadai, pedagang akan lebih nyaman berjualan dan masyarakat juga akan merasa nyaman saat berbelanja,” ujar Ade Omis, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, pasar rakyat merupakan denyut nadi perekonomian masyarakat. Ribuan transaksi berlangsung setiap hari dan menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga. Karena itu, keberadaan pasar yang layak dinilai sangat penting untuk menjaga keberlangsungan usaha para pedagang kecil.
Tak hanya berdampak pada aktivitas perdagangan, Ade Omis menegaskan bahwa pembangunan pasar juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang melalui optimalisasi retribusi pasar. Dengan pengelolaan yang profesional, pasar rakyat diyakini mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
“Pasar rakyat adalah aset daerah yang harus dijaga dan dikembangkan. Jika pengelolaannya semakin baik, aktivitas ekonomi akan meningkat, pedagang semakin sejahtera, dan PAD Kabupaten Karawang juga akan ikut bertambah,” katanya.
GP2LR berharap aspirasi para pedagang mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Mereka optimistis pembangunan kembali Pasar Rakyat Rengasdengklok akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan daya saing pasar tradisional, sekaligus menjadikan pasar sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan.
Penulis: Alim

