Polsek Kandis Turun Langsung ke Lahan Jagung, Ketahanan Pangan Kini Jadi Gerakan Bersama

0
Caption: Polsek Kandis Turun Langsung ke Lahan Jagung, Ketahanan Pangan Kini Jadi Gerakan Bersama

Siak – Di tengah tantangan ekonomi dan ancaman krisis pangan global, langkah jajaran Polsek Kandis, Kabupaten Siak, turun langsung mendampingi petani jagung menjadi perhatian publik. Tidak sekedar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kepolisian kini ikut mengawal produktivitas pertanian demi mendukung program ketahanan pangan nasional, Senin (25/5/2026).

Kapolres Siak Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kapolsek Kandis Herman Pelani mengungkapkan, pihaknya bersama Kelompok Tani Ayu Makmur tengah mengolah lahan seluas 15 hektare di Kampung Jambai Makmur yang akan ditanami jagung pipil pada awal Juni 2026.

Saat ini, sekitar 6 hektare lahan telah memasuki tahap rotari sebagai bagian dari persiapan tanam. Program tersebut disebut sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Lahan saat ini sudah dilakukan rotari sekitar 6 hektare dan terus dipersiapkan untuk mendukung program Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan,” ujar Kapolsek.

Tak berhenti di sana, personel Polsek Kandis juga turun melakukan pengecekan terhadap perkembangan tanaman jagung pipil sistem tumpang sari milik Kelompok Tani Arihta Jaya di Kampung Libo Jaya.

Hasil monitoring menunjukkan tanaman jagung berusia 77 hari tersebut tumbuh dalam kondisi baik dan masih menjalani tahap perawatan oleh kelompok tani. Lahan seluas 5 hektare itu menggunakan benih jagung jenis Pioner dengan target panen pada awal Juli 2026 mendatang.

Keterlibatan aktif aparat kepolisian dalam sektor pertanian ini menuai perhatian masyarakat. Banyak pihak menilai sinergi antara Polri dan petani menjadi langkah positif dalam menjaga stabilitas pangan daerah sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa.

Kapolsek Kandis menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya soal keamanan, tetapi juga bagian dari upaya membantu meningkatkan kesejahteraan warga melalui sektor pertanian produktif.

“Polri hadir tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga mendukung masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian demi swasembada pangan,” tegasnya.

Langkah ini sekaligus menjadi gambaran bahwa ketahanan pangan bukan hanya tugas petani semata, melainkan gerakan bersama yang membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk aparat penegak hukum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini