
KARAWANG — Harapan Ade Maharani untuk kembali melihat sepeda motor kesayangannya sempat hampir pupus. Honda Beat Deluxe miliknya yang hilang dicuri dari kawasan indekos di Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, membuatnya hanya bisa pasrah.
Namun, rasa pasrah itu berubah menjadi haru dan kebahagiaan. Sepeda motor yang sempat dinyatakan hilang tersebut akhirnya kembali ke tangannya setelah jajaran Satreskrim Polresta Karawang berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Tak hanya menemukan kendaraan korban, polisi juga berhasil mengamankan empat orang pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor tersebut.
Momen haru itu terjadi saat konferensi pers di Makopolresta Karawang, Senin (28/9/2026). Ade Maharani hadir secara langsung untuk menerima kembali kendaraan yang selama ini menjadi penunjang utama aktivitasnya sehari-hari.
Kunci dan unit Honda Beat Deluxe milik Ade diserahkan langsung oleh Wakapolresta Karawang AKBP Afrian Satya Permadi bersama Kasatreskrim Kompol Ali Jupri.
Sesaat setelah menerima kembali motornya, Ade tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya. Kendaraan tersebut bukan sekedar alat transportasi, tetapi menjadi bagian penting dalam menunjang pekerjaannya sebagai karyawan swasta.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolresta Karawang, Wakapolresta AKBP Afrian Satya Permadi, Kasatreskrim Kompol Ali Jupri, beserta seluruh tim Satreskrim Polres Karawang atas kerja kerasnya,” ujar Ade dengan penuh haru.
Ade mengaku kehilangan motor tersebut sempat membuatnya panik. Apalagi kendaraan itu hilang ketika diparkir di area indekos yang berada di kawasan Telukjambe Timur.
“Sempat berpikir motor ini tidak akan kembali. Namun, kepolisian Karawang membuktikan kinerjanya yang sangat cepat dan profesional. Tidak butuh waktu lama, para pelaku bisa ditangkap dan motor saya berhasil diselamatkan tanpa kurang satu apa pun,” katanya.
Kembalinya kendaraan tersebut menjadi momen yang begitu berarti bagi Ade. Sebab, setelah kehilangan, ia tidak hanya memikirkan nilai kendaraan, tetapi juga bagaimana aktivitas sehari-harinya bisa tetap berjalan tanpa motor yang biasa digunakannya untuk bekerja.
Sementara itu, Wakapolresta Karawang AKBP Afrian Satya Permadi menegaskan bahwa keberhasilan mengungkap kasus tersebut dan mengamankan empat pelaku merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Karawang.
Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dalam menjaga kendaraan, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan indekos.
Penggunaan kunci ganda dan peningkatan kewaspadaan dinilai penting untuk mempersempit peluang pelaku melakukan aksi pencurian.
Kasus yang dialami Ade menjadi pengingat bahwa kejahatan curanmor dapat mengintai kapan saja. Namun bagi Ade, hari itu menjadi hari yang berbeda: motor yang sempat membuatnya pasrah akhirnya kembali, sementara empat orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut harus berhadapan dengan proses hukum.
Penulis: Alim

