Misteri Mayat Bertato di Area Gereja Hebohkan Warga Kandis, Polisi Buru Identitas Korban

0
Caption: Misteri Mayat Bertato di Area Gereja Hebohkan Warga Kandis, Polisi Buru Identitas Korban

Siak – Warga Kampung Libo Jaya, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di kawasan Jalan Libo Waduk KM 14, Kamis (21/5/2026) sore.

Penemuan mayat misterius tersebut langsung mendapat respons cepat dari jajaran kepolisian. Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani bersama Kanit Reskrim AKP Putra Amor, S.H., Kanit Intelkam AKP Stedy Akhda, S.E., serta personel piket Reskrim dan Intelkam langsung turun ke lokasi usai menerima laporan warga.

Saat dilakukan pengecekan di area Gereja HKBP Libo Waduk KM 15, petugas menemukan jasad pria tanpa identitas dalam kondisi tubuh sudah kaku. Polisi kemudian melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sebuah tas yang diduga milik korban. Di dalamnya terdapat empat helai pakaian dan satu handuk warna donker. Yang menjadi perhatian, salah satu pakaian yang ditemukan merupakan baju Pemuda Pancasila dengan tulisan nama “AGUS LELO” di bagian dada sebelah kanan.

Informasi dari warga menyebutkan, mayat pertama kali diketahui oleh masyarakat sekitar yang kemudian melapor kepada Ketua RT setempat. Laporan itu langsung diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Kandis.

Tak lama berselang, tim medis dari Puskesmas Kandis yang dipimpin dr. Noprah tiba di lokasi untuk melakukan visum luar terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Kandis sebelum akhirnya dirujuk ke RS Bhayangkara Polda Riau guna pemeriksaan lanjutan serta penyimpanan di kamar jenazah.

Pada Jumat (22/5/2026), Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Riau bersama Bid Dokkes Polda Riau melakukan proses identifikasi menggunakan alat MAMBIS (Mobile Automatic Multi Biometric Identification System) dan IPS (Inafis Portable System). Namun hingga kini hasil identifikasi masih belum menemukan kecocokan identitas korban.

Polisi juga melakukan pengambilan sidik jari manual menggunakan kartu AK-23 untuk mendukung proses identifikasi lebih lanjut.

Adapun ciri-ciri korban yakni laki-laki berusia di atas 40 tahun, tinggi sekitar 165 centimeter, berambut ikal, berhidung mancung, dan memiliki telinga besar. Korban juga memiliki sejumlah tato mencolok di tubuhnya, di antaranya tato bergambar perempuan dan ular di lengan kanan atas, tato abstrak di lengan kiri, serta tato wanita di bagian punggung kanan.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani, S.H., M.H., mengatakan pihaknya masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap identitas korban.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi Polsek Kandis atau RS Bhayangkara Polda Riau,” ujar Kompol Herman Pelani.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait langkah penanganan jenazah apabila hingga batas waktu tertentu belum ada pihak keluarga yang datang mengenali korban.

Hingga saat ini, kasus penemuan mayat tanpa identitas tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini