Nendi Wirasasmita Bantah Disebut FPMI Gadungan dan Tuduhan Penipuan, Suami PMI Tegaskan Tak Ada Tuntutan

0
Caption: Nendi Wirasasmita Bantah Disebut FPMI Gadungan dan Tuduhan Penipuan, Suami PMI Tegaskan Tak Ada Tuntutan

KARAWANG – Ketua Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) DPD Karawang, Nendi Wirasasmita, akhirnya angkat bicara terkait pemberitaan sebelumnya yang menyebut dirinya sebagai oknum FPMI gadungan serta dituduh mengakui dugaan penipuan dalam proses kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.

Nendi membantah keras tudingan tersebut dan menegaskan bahwa kepengurusan FPMI DPD Karawang yang dipimpinnya merupakan organisasi yang sah dan resmi.

“Pemberitaan sebelumnya saya disebut oknum FPMI gadungan. Hal itu sudah saya sampaikan ke FPMI DPW Jawa Barat. Kalau memang gadungan, berarti SK yang dikeluarkan DPW Jawa Barat ke kami juga palsu dong,” ujar Nendi, Rabu (13/5/2026).

Ia menjelaskan, Ketua FPMI DPW Jawa Barat telah menegaskan bahwa Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang dimiliki FPMI DPD Karawang merupakan dokumen resmi dan sah secara organisasi.

“Ketua FPMI DPW Jawa Barat sudah menegaskan bahwa SK yang dikeluarkan ke kami saat ini sah dan resmi. Karena itu, Ketua FPMI DPW Jawa Barat menyatakan tidak akan tinggal diam terkait persoalan ini,” katanya.

Selain membantah disebut sebagai FPMI gadungan, Nendi juga menepis tuduhan bahwa dirinya mengakui telah melakukan penipuan terhadap PMI. Menurutnya, langkah yang dilakukan justru merupakan bentuk tanggung jawab dan penyelesaian secara kekeluargaan.

“Mengenai pemberitaan yang menuduh bahwa saya mengakui perbuatan penipuan, saya bantah. Karena semua itu dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan hal itu sudah saya bicarakan langsung dengan yang bersangkutan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pihak keluarga PMI juga telah menyepakati penyelesaian tersebut.

“Yang bersangkutan pun sudah sepakat,” tambahnya.

Nendi turut menyoroti pemberitaan sebelumnya yang dinilai tidak berimbang karena tidak melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada dirinya maupun kepada pihak keluarga PMI terkait kronologi persoalan sebenarnya.

“Seharusnya konfirmasi dulu supaya paham kronologinya,” tegasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Asep Haeroni selaku suami PMI mengaku tidak memahami polemik pemberitaan yang berkembang di publik.

“Kalau masalah itu saya tidak tahu, Pak. Yang jelas sudah selesai bertemu dengan Pak Nendi, sudah beres, sudah membuat surat pernyataan. Jadi saya tidak tahu apa-apa soal pemberitaan itu sekarang,” ungkap Asep.

Asep menjelaskan, pembahasan dalam pertemuan tersebut bukan terkait dugaan penipuan, melainkan soal pengembalian uang dan penyelesaian secara musyawarah.

“Tadi tidak membahas soal penipuan atau masalah. Hanya mau mengembalikan uang saja,” ujarnya.

Saat ditanya apakah dirinya sepakat dengan penyelesaian yang dilakukan bersama Nendi, Asep menjawab singkat.

“Kita sepakat, Pak,” katanya.

Bahkan ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya tuntutan lanjutan, Asep menegaskan dirinya tidak memiliki tuntutan apa pun.

“Tidak ada tuntutan,” tegasnya.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini